Loading...
Tampilkan postingan dengan label Pakan Ternak.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pakan Ternak.. Tampilkan semua postingan

Cara Membuat Pakan Ayam Sendiri dengan Bahan Alami

Januari 21, 2018
Pakan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan budi daya ayam, baik ayam kampung, ayam petelur, maupun ayam pedaging atau ayam potong. Namun, tidak sedikit peternak mengeluhkan harga pakan ayam kian mahal dan hal ini tentu menjadi kendala tersendiri bagi para peternak. 
cara membuat pakan ayam sendiri

Tahukah Anda jika pakan ayam yang sehat dan alami dapat Anda olah sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana? Lalu, seperti apa sajakah cara membuat pakan ayam yang dapat Anda lakukan dengan mudah?

Cara membuat pakan ayam sendiri

Cara Membuat Pakan Ayam dari Ampas Tahu

Pemanfaatan ampas tahu untuk dijadikan pakan ayam merupakan salah satu penemuan yang memudahkan Anda. Pakan ayam ini dapat dibuat dengan bahan-bahan sederhana, yaitu 25 kilogram ampas tahu, 5-7 butir ragi tape atau 2-3 lembar ragi tempe, dan 500 gram mineral B12. Cara membuatnya pun mudah, yaitu sebagai berikut.

  • Peras ampas tahu hingga semua airnya keluar. Lalu kukus selama 30 menit. Setelah itu, angkat dan dinginkan dengan cara dihamparkan di lantai.
  • Tebarkan ragi tape atau ragi tempe dan mineral ke atas ampas tahu. Lalu aduk rata. Masukkan ke dalam ember atau drum plastik untuk diperam selama 2-3 hari hingga tercium bau wangi sebagai tanda selesainya proses fermentasi.
  • Keringkan ampas tahu dengan cara dimasukkan ke dalam oven. Jika tidak dikeringkan, ampas tahu tetap disimpan dalam ember, lalu ambil sedikit demi sedikit untuk langsung diberikan pada ternak. 

Ampas tahu yang dikeringkan bisa tahan hingga 2 bulan, sedangkan ampas tahu yang tidak dikeringkan hanya tahan selama satu minggu asal kedap udara.

Cara Membuat Pakan Ayam dari Daun Singkong

Daun singkong ternyata juga dapat dijadikan sebagai alternatif pakan ayam. Cara pembuatannya pun sangat sederhana, yaitu hanya dengan mencincang hingga lembut daun singkong yang sudah dikeringkan terlebih dahulu. Daun singkong cincang ini pun sudah bisa Anda berikan langsung pada ayam.

Selain cara tersebut, pakan ayam dari daun singkong juga dapat dibuat dengan campuran bekatul. Campurkan daun singkong yang sudah dicampurkan dengan bekatul, lalu campurkan dengan air panas hingga basah sekitar 60% saja. Dinginkan, dan adonan pakan sudah siap Anda berikan pada ayam ternak Anda.

Cara Membuat Pakan Ayam dari Daun Pepaya

Selain dari daun singkong, pakan ayam juga dapat dibuat dari daun pepaya. Bahan yang Anda butuhkan untuk membuatnya pun cukup daun pepaya yang masih mudah dan segar saja. Cara membuatnya pun sangatlah mudah dan sederhana.

  • Cincang atau cacah halus daun pepaya yang sudah dibersihkan, lalu jemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering.
  • Tumbuk atau giling halus daun pepaya yang sudah dikeringkan, lalu ayak hingga didapatkan serbuk daun pepaya.
  • Daun pepaya halus ini dapat Anda campurkan ke dalam pakan ayam dan siap diberikan pada ayam.

Cara Membuat Pakan Ayam dari Singkong

Selain daunnya, ternyata singkong pun juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ayam. Bahan yang Anda butuhkan untuk membuatnya adalah 50 gram singkong parut basah, 270 gram ampas tahu basah yang sudah dikukus, 80 gram dedak atau katul, dan 100 g Voor BR12. 

Cara membuatnya juga simpel, yaitu hanya dengan mencampur rata semua bahan tersebut, dan pakan ayam pun sudah dapat Anda berikan ke ayam peliharaan Anda.

Cara Membuat Pakan Ayam dari Umbi Talas

Sama seperti singkong, umbi talas pun dapat diolah menjadi pakan ayam alternatif. Untuk membuatnya, Anda juga membutuhkan bahan lainnya, yaitu 1 kg umbi talas yang sudah dicincang halus, 500 gram beras dolog, 500 gram dedak, dan 1 sendok makantepung tulang. 

Cara pembuatan pakan ini sangatlah mudah, yaitu campurkan semua bahan, tambahkan air secukupnya, lalu rebus semua bahan di dalam drum, dan pakan ayam pun sudah dapat Anda diberikan ke ayam.

Cara Membuat Pakan Ayam dari Batang Pohon Pisang

Batang pohon pisang dikenal sebagai bahan pakan ternak sapi dan kambing. Ternyata lebih dari itu, gedebok pisang pun dapat dijadikan bahan tambahan pada pakan ayam.

Seperti halnya cara membuat pakan ternak sapi dan kambing, cara mengolah pakan ayam dengan memanfaatkan batang pohon pisang sangatlah mudah. Untuk membuat pakan ayam sebanyak 10 kilogram, bahan yang dibutuhkan adalah 2-3 kilogram ampas tahu atau roti basi, 2 kilogram dedak atau katul, 5 kilogram gedebok pisang,1/4 bungkus mineral unggas, 3 tutup botol cairan SOC, 25 gram gula pasir, dan air secukupnya. Cara pembuatan pakan ini pun cukup mudah, yaitu seperti berikut.


  • Larutkan gula pasir dan air, lalu masukkan cairan SOC, dan diamkan selama 20-30 menit. Sisihkan.
  • Jemur gedebok pisang yang sudah dicacah kecil-kecil untuk mengurangi kadar air di dalamnya.
  • Campurkan gedebok pisang, dedak, dan ampas tahu, lalu aduk rata. 
  • Masukkan larutan gula pasir dan SOC, aduk rata hingga membentuk adonan.
  • Masukkan adonan pakan ke dalam drum fermentasi, lalu tutup rapat dan kedap udara selama 24 jam. Pakan ayam pun sudah siap untuk diberikan ke ayam peliharaan Anda.

Demikian beberapa cara membuat pakan ayam secara alami yang dapat Anda buat sendiri di rumah. Dengan mengolah sendiri pakan ayam seperti di atas, niscaya akan membantu Anda dalam meningkatkan nafsu makan ayam, meningkatkan daya tahan ayam terhadap penyakit, menambah bobot ayam, meningkatkan produktivitas ayam  dalam bertelur, dan manfaat lainnya. 

Dengan mendapatkan berbagai manfaat tersebut, tentu akan memperbesar peluang kesuksesan budi daya ayam yang Anda lakukan. Semoga bermanfaat.

Cara Membuat Pakan Ikan Mudah Alami

Januari 19, 2018
Pakan ikan adalah salah satu faktor penting yang harus diperhatikan oleh peternak ikan. Pakan ikan yang berkualitas bisa memperbesar peluang seorang peternak ikan untuk menghasilkan panen yang melimpah. Ada beragam pakan ikan yang dijual di pasaran. Namun, mengapa Anda tak mencoba membuatnya sendiri? Ini dia cara membuat pakan ikan mudah alami.

cara membuat pakan ikan alami

Cara Membuat Pakan Ikan Apung dengan Bantuan Mesin Extruder

Pakan ikan datang dengan beragam jenis. Misalnya saja jenis pakan ikan terapung dan jenis pakan ikan tenggelam. Jenis pakan ikan terapung dinilai lebih baik dari pakan ikan yang mudah tenggelam. Pakan ikan yang tenggelam ke dasar kolam akan tertumpuk di sana. Penumpukan pakan ikan ini bisa memengaruhi kualitas air.

Jika kualitas air sudah menurun, maka kesehatan seluruh ikan di kolam tersebut dipertaruhkan. Hal ini yang mendasari pemikiran bahwa pakan ikan yang terapung lebih baik untuk kelangsungan hidup ikan ternak. Untuk membuat pakan ikan apung, Anda memerlukan bantuan sebuah mesin yaitu mesin extruder.

Mesin extruder ini akan membantu Anda dalam memadatkan adonan akhir, mengeringkannya, dan memotongnya sesuai dengan ukuran yang dikehendaki. Langsung saja, ini dia cara membuat pakan ikan apung dengan bantuan mesin extruder.

Bahan-Bahan yang Diperlukan

  1. Tepung kedelai sebanyak 200 gram.
  2. Tepung terigu sebanyak 100 gram.
  3. Tepung daun turi sebanyak 350 gram.
  4. Tepung ikan sebanyak 120 gram.
  5. Dedak halus sebanyak 100 gram.
  6. Kaldu bubuk sebanyak 80 gram.
  7. Garam mineral sebanyak 10 gram.
  8. Vitamin B kompleks sebanyak 50 gram.



Cara Pembuatan

  1. Pastikan seluruh bahan di atas yang berupa bubuk sudah dalam kondisi kering dan halus. Jika masih kurang halus, maka Anda bisa menumbuknya kemudian menyaringnya dengan ayakan dengan lubang yang kecil.
  2. Masukkan tepung terigu, tepung kedelai, dan tepung daun turi ke dalam satu wadah yang bersih dan kering. Aduk ketiga bahan ini hingga semua bahan tercampur rata.
  3. Tambahkan air ke dalam campuran ketiga bahan tersebut. Kemudian aduk hingga membentuk adonan bahan. Pastikan tidak ada bahan yang masih kering. Seluruh bahan harus tercampur seluruhnya dengan air.
  4. Masukkan tepung ikan dan aduk kembali hingga semua tercampur dengan rata.
  5. Tambahkan dedak halus sedikit demi sedikit sambil adonan terus diaduk. Campurkan hingga rata.
  6. Tambahkan vitamin dan aduk kembali hingga merata.
  7. Adonan pakan ikan apung sudah siap untuk dimasukkan ke dalam mesin extruder jika seluruh bahan sudah tercampur rata.
  8. Masukkan adonan ke dalam mesin extruder dan proses adonan tersebut sesuai dengan aturan penggunaan mesin.


Cara Membuat Pakan Ikan Nila Alami

Salah satu ikan yang sering dibudidayakan oleh peternak ikan adalah ikan nila. Ikan nila dinilai sebagai komoditas andalan para peternak ikan karena harga jualnya yang lumayan tinggi. Selain itu, masyarakat banyak yang meminati ikan nila sebagai ikan konsumsi. Untuk Anda yang saat ini sedang membudidayakan ikan nila, alangkah baik jika Anda membuat sendiri pakan ikan nila dengan bahan-bahan alami. Ini dia cara membuat pakan nila alami.

Bahan-Bahan yang Diperlukan

  1. Tepung jagung sebanyak 8 gram.
  2. Tepung terigu sebanyak 22 gram.
  3. Tepung benawa (anak kepiting laut) sebanyak 2 gram.
  4. Tepung ikan sebanyak 30 gram.
  5. Bungkil dari kacang kedelai sebanyak 10 gram.
  6. Vitamin sebanyak 1,5 gram.
  7. Air secukupnya saja.


Cara Pembuatan

  1. Siapkan satu buah wadah yang bersih dan kering.
  2. Masukkan tepung jagung dan tepung terigu ke dalam wadah. Aduk hingga kedua bahan ini tercampur dengan rata.
  3. Tambahkan tepung benawa ke dalam campuran tadi. Aduk kembali hingga merata.
  4. Masukkan tepung ikan dan aduk kembali hingga merata.
  5. Tambahkan bungkil dari kacang kedelai. Aduk kembali hingga seluruh bahan benar-benar tercampur dengan rata.
  6. Tambahkan vitamin dan air. Aduk hingga seluruh bahan terkena air. Pastikan tidak ada bahan pakan ikan nila yang tidak tercampur dengan air.
  7. Cetak adonan tersebut dengan mesin penggiling daging. Ukuran yang ideal adalah 3 hingga 5 milimeter.
  8. Potong adonan yang sudah dibentuk tersebut dengan panjang sekitar 1 hingga 2 sentimeter saja.
  9. Keringkan pakan ikan nila tersebut.
  10. Jika sudah kering, pakan ikan nila siap untuk digunakan.


Cara Membuat Pakan Ikan Sederhana Tanpa Mesin

Cara membuat pakan ikan seperti yang sudah dijelaskan di atas memang memerlukan bantuan mesin. Jika Anda adalah peternak ikan pemula dan belum memiliki mesin apa pun untuk membuat pakan ikan, maka jangan putus asa. Ini dia cara membuat pakan ikan sederhana tanpa mesin.

1.     Cara Membuat Pakan Ikan Sederhana dari Anak Kepiting Laut (Benawa)

  • Sediakan benawa yang segar. Jumlahnya tergantung pada kebutuhan Anda.
  • Rebus benawa hingga matang.
  • Haluskan atau tumbuk rebusan benawa tersebut.
  • Masukkan benawa halus ke dalam karung.
  • Peras benawa halus tersebut hingga tidak ada air lagi di dalamnya.
  • Keringkan benawa yang sudah diperas.
  • Tepung benawa sudah jadi. Tepung benawa bisa Anda gunakan untuk memberi makan ikan ternak.


2.     Cara Membuat Pakan Ikan Sederhana dari Kepala Udang

cara membuat pakan ikan alami

  • Sediakan kepala udang. Jumlahnya menurut kebutuhan Anda.
  • Rebus kepala udang hingga matang. Lalu, haluskan kepala udang tersebut.
  • Jemur kepala udang yang sudah dihaluskan.
  • Jika sudah kering, ayak dengan ayakan yang berlubang kecil.
  • Tepung kepala udang sudah siap untuk digunakan. Sebaiknya, gunakan tepung kepala udang yang halus saja untuk memberi makan ikan Anda.


Itu dia beberapa cara membuat pakan ikan, mulai dari pakan ikan yang bisa mengapung, pakan ikan nila, dan pakan ikan sederhana nan alami. Selamat mencoba.

Pakan Lele Organik dan Cara Pembuatannya

September 07, 2017
Pakan Lele Organik – Pakan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam budidaya hewan ternak, baik itu ternak sapi, kambing,kelincibebek, tidak terkecali dalam hal budidaya ikan lele. Karena budidaya ikan lele ini merupakan suatu ladang bisnis yang sangat menjanjikan dalam hal peternakan. Dalam hal budidayanya pun terbilang sangat mudah, dan untuk pemula pun bisa anda pelajari sedikit wawasannya dalam artikel sebelumnya yaitu cara ternak ikan lele yang baik dan benar.

Ikan yang memiliki rasa daging yang sangat lezat dengan kandungan gizi dan protein yang cukup tinggi ini, tidak heran banyak sekali penggemar atau penikmatnya. sehingga tidak sedikit juga, banyak restoran atau rumah makan yang menjadikan ikan lele ini sebagai menu favoritnya.

Selain itu, dalam segi pemasaran ikan lele ini terbilang sangat tinggi akan peminatnya. Namun, belakangan ini semakin banyak para peternak atau pengusaha ikan lele yang mengeluh akan tingginya harga pakan, sehingga menimbulkan banyak persaingan yang tidak baik, selain itu dalam keuntungannya pun semakin berkurang. Masalah ini tidak hanya tentang cara budidaya ikan lelenya saja, namun pakan yang semakin kesini semakin tinggi dan tentunya menjadi permasalah utama dalam budidaya ikan lele.

Namun sampai saat ini, bisa kita cari tahu karena ada banyak cara yang bisa anda lakukan seperti para pengusaha atau pembudidaya ikan lele untuk mengatasi permasalahan ini, mulai dengan menggunakan pakan dari dedak bekatul, pakan alami dari dedunan, sampai pakan alami buatan sendiri.


pakan lele organik dan cara pembuatanya


Pakan Lele Organik

Selain pakan-pakan alternatif yang bisa kita lakukan di atas, sebetulnya ada cara lain yang bisa anda lakukan untuk mengatasi harga pakan lele yang semakin mahal, yaitu dengan cara membuat pakan lele organik. Mungkin sebagai dari kita banyak yang bertanta, Apa itu pakan organik? Bagaimana cara membuatnya? Dan apa manfaat keunggulannya?
Anda tidak perlu khawatir dulu, karena dalam artikel kali ini saya akan berbagi pengetahuan dan pada intinya sih belajar juga, selebihnya semoga bermanfaat :)

Saat ini banyak sekali para pembudidaya atau pengusaha ikan lele yang memanfaatkan kotoran kambing atau sapi untuk di jadikan sebagai pelet atau bisa disebut dengan pakan organik, namun bukan artinya kita memberikan kotoran kambing atau sapi langsung kita berikan pada ikan lele. Kotoran kambing atau sapi ini bisa kira proses dan di olah menjadi pakan atau pupuk organik yang dapat merangsang tumbuhnya pakan alami ( organisme hidup ) dan nantinya berguna sebagai pakan, sekaligus berkembangnya mikroorganisme kompleks dala kolam.

Ada beberapa hal yang harus anda ketahui dan di perhatikan dalam pemanfaatan kotoran kambing atau sapi ini antara lain sebagai berikut :
Pertama, kotoran ternak yang akan kita manfaatkan sebagai pakan organik ini harus kita ketahui harus kotoran yang sudah padat dan tidak berbau.
Kedua, kotoran ternak yang akan kita manfaatkan sebagai pakan organik ini harus berasal dari hewan yang di beri pakan hasil fermentasi. Artinya, pakan hasil fermentasi ini merupakan jenis pakan dari jerami yang sudah di keringkan selama 1 minggu dengan sistem fermentasi, dan lebih jelasnya kotoran ternak yang bisa kita gunakan ini sebagai pakan organik ini harus berasal dari hewan yang memakan pakan hasil dari fermentasi.

Baca Juga :


1. Cara Membuat Pakan Organik dari Kotoran Kambing / Sapi

Langkah pertama yang harus anda siapkan yaitu media seperti kolam lele, tidak perlu membuat kolam dari tanah, karena pada saatnya nanti kita akan menggunakan kompos yang berfungsi untuk tempat berkembang biak mikro organisme, dan anda bisa menggunakan kolam dari terpal atau semen.
Untuk ukuran, anda bisa menyesuaikan dengan lahan sekitar yang kita miliki. Namun pada umumnya untuk ukuran lahan kolam terpal sendiri sekitar 2 x 3 meter dengan tinggi 1 meter kurang lebih. Dan jika kolam ini lebih besar, akan semakin lebih baik pula padat lebar untuk pakan organik menjadi lebih hemat.




Bahan-bahan dan Alat

Kotoran ternak kabing atau sapi sebanyak 100 – 150 kg yang sudah di anging-anginkan terlebih dahulu agar kering selama 7 hari.
Probiiotik Em4 perikanan sebanyak 1 litter
Air matang sebanyak 10 – 20 liter
Tetes tebu sebanyak 2 liter
jariggen
Dan karung serta paranet yang sesuai dengan ukuran kolam kita atau sekitar 1 x 2 meter sebagai wadah atau tempat untuk pemberian pakan organik ke dalam kolam.

Cara Pembuatan

dalam hal pebuatan pakan lele organik ini ada beberapa proses fermentasi yang harus kita ketahui. Dalam hal ini tentunya untuk meningkatkan nilai kandungan gizi, protein pada bahan baku pakan yang akan di pakai untuk ikan lele. Selain itu, bahan pakan yang akan kita gunakan ini akan lebih sederhana sehingga akan mudah di cerna. Maka dari itu, sebelum akan kita gunakan pakan lele, di sarankan agar semua bahan yang akan kita gunakan ini di fermentasikan terlebih dahulu dengan  probiotik. Dan berikut akan saya ringkas beberapa tahapan proses cara pebuatan pakan alami dari kotoran hewan ternak kambing atau sapi sebagai berikut :

Langkah pertama, sebelum seluruh bahan akan di campurkan, aktifkan probiotik dengan mencapurkan air matang dan tetes lebu, biarkan selama kurang lebih sekitar 2 jam sambil memasang aerator.
Langkah selanjutnya, masukan kotoran ternak kambing atau sapi yang telah di keringkan sebelumnya ke dalam jerigen yang telah di siapkan.
Kemudian masukan campuran probiotik yang telah di aktifkan sebelumnya ke dalam jerigen yang telah di isikan kotoran ternak tersebut, lalu aduk sampai tercampur rata.
Setelah itu, tutup jerigen rapat-rapat, lalu biarkan agar berfermentasi selama kurang lebih 7 – 14 hari. 
Setelah melalui fermentasi selama kurang lebih 14 hari, masukan pakan-pakan ke dalam karung.


pakan lele organik dan cara pembuatanya

Cara Pemberian Pakan

Pakan kotoran ternak ini bisa anda berikan pada lele yang sudah berusia di bawah satu bulan dengan ukuran 4 – 6 cm. Untuk pemberiannya yaitu ambil pakan yang telah di fermentasi, masukan pada karung, kemudian masukan ke dalam kolam ikan lele.

Cara kedua yang bisa anda lakukan dalam peberian pakan ini yaitu, cukup dengan meletakan pakan kotoran ternak atau pakan fermentasi pada paranet yang sudah di pasang sebelumnya dan bisa juga di kaitkan pada tali di atas kolam lele.

Jika penebaran benih ukuran 2 – 4 cm, maka setelah 3 – 4 hari menebar benih, lakukan dengan penambahan pakan organik sebanyak 2 – 3 gayung tergantung tebar benih dan luas kola ternak lele tersebut.
Selanjutnya lakukan penumpukan ulang hasil dari fermentasii tersebut dengan rutin setiap sekali dalam 2 – 3 hari sapai ukuran lele 5 – 7 cm.

2. Cara Membuat Pakan Organi dari Ampas Tahu

Selain dari kotoran ternak, pakan organik untuk ikan lele ini juga bisa kita manfaatkan dari ampas tahu. Dengan menggunakan pakan  organik dari ampas tahu ini dapat mengembalikan pakan lele pada habitat asllinya sehingga akan tumbuh lebih baik.

Bahan-bahan

Ampas tahu sebanyak 10 kg
Bekatul atau dedak sebanyak 5 kg
Tepung ikan 1 kg
Kotoran ayam 5 kg
Probiotik SOC 15 – 20 Ml
Air tetesan tebu atau molase 250 Ml
Air matang 1 – 3 Liter

Cara Pembuatan

Langkah pertama yaitu aktifkan terlebih dahulu probiotik yaitu dengan cara mencampurkan air tetesan tebu atau molase dengan air yang telah disiapkan sebelumnya.
Kemudian campurkan pribiotik dengan bahan-bahan yang telah di siapkan sebelumnya. Lalu aduk hingga rata tercampur
Setelah itu, masukan bahan-bahan tersebut ke dalam ember atau wadah.
Dalam proses fermentasi ini membutuhkan waktu selama kurang lebih 3 jam.
Jika proses fermentasi telah selesai, pakan ini bisa kita langsung berikan pada ikan lelel yang sebelumnya telah di kasih pakan alami selama 15 hari. Wadah khusus penyimpanan ini harus anda pastikan agar selalu tertutup, dan aduk kembali pakan dalam wadah tersebut tiap kali anda mengambil pakan tersebut.


pakan lele organik dan cara pembuatanya

Cara Pemberian Pakan

Cara yang bisa anda laukan dalam hal pemberian pakan organik dari ampas tahu ini cukup mudah sekali. Anda bisa melakukannya dengan cara pakan dii kepal-kepalkan untuk mempermudah lele dalam mengkonsumsinya. Selain itu, anda bisa menempelkan pakan tersebut di pinggir pematang kolam.
Pakan organik yang terbuat dari ampas tahu ini bisa anda berikan untuk lele yang berusia di atas satu bulan dengan ukuran 4 – 6 cm, dan untuk sebelumnya anda bisa memberikan pakannya dari pakan hasil fermentasi kotoran ternak.

Untuk pemberian pakan organik ini di usahakan jangan bersamaan memberinya dengan pakan pelet. Jika di hitung persentasenya dalam pemberiannya yaitu 1,5 – 2 kali jumlah peberian pakan pelet atau  5% dari biomassa ikan sehari.

Baca Juga ;


Manfaaat Pakan Organik

Dalam hal budidaya ikan lele, pakan merupakan salah satu biaya yang sangat tinggi. Oleh karena itu, salah satu cara efektif yang bisa kita lakukan untuk menekan pengeluaran dan meningkatka keuntungan yang sehat dalam ternak lele ini yaitu dengan cara mencari pakan alternatif.

Hemat dalam penggunaan pakan
Hemat biaya pemeliharaan
Menekan persentase kematian lele
Tidak memerlukan banyak pengganti air
Bebas bahan kimia
Bebas bau
Selain itu, pakan organi hasil dari fermentasi ( EM-4) juga dapat mengurangi metan, gas-gas amonia, dan hidrogen sulfida yang terdapat pada dasar kolam, sehingga air kolam tidak akan mudah bau meski jarang penggantian air kolam.

Demikian artikel kali ini tentang cara membuat pakan organik untuk ternak ikan lele. Semoga informasi ini bermanfaat dan berguna untuk anda yang membutuhkannya. Terimakasih...

Jenis Pakan Ternak Sapi dan Cara Pemberiannya

Agustus 30, 2017
Pakan Ternak Sapi – Pakan merupakan salah satu bagian yang terpenting untuk di perhatikan dalam hal budidaya sapi baik itu sapi perah maupun sapi pedaging. Tentunya dari kedua jenis sapi yang biasa di jadikan ternak ini sangat membutuhkan pakan yang cukup baik untuk bisa menopang pertumbuhannya. Karena dalam perkebangan dan pertumbuhan sapi akan sangat tergantung pada pakan yang kita berikan sebagai pelaku.

Baca Juga ;




Pada umumnya para peternak sering memanfaatkan rumput sebagai pakan alternatif. Namun dalam hal budidaya ini kita sebagai pelaku harus mengimbangi antara pakan ruput konsentrat dengan pakan fermentasi. Ada dua jenis pakan ternak sapi, seperti yang akan saya ringkas di bawah ini sebagai berikut.

Jenis Pakan Ternak Sapi

1. Pakan Konsentrat

Pakan konsentrat sapi merupakan jenis pakan campuran yang biasa di berikan pada hewan ternak seperti sapi maupun kambing. Pakan konsentrat ini memiliki banyak kandungan gizi yang cukup tinggi untuk meningkatkan pertumbuhan sapi. Dan memang kebanyak para peternak ini lebih banyak yang menggunakan rumput sebagai pakan alternatif. Adapun beberapa jenis rumput yang sering di gunakan para peternak sebagai pakan ternak sapi sebagai berikut :


Rumput grinting
Rumput lapangan
Rumput tuton
Rumput kolonjono
Rumput benggala
Rumput tanaman
Rumput leguminoss

2. Pakan Fermentasi

Pakan ternak fermentasi ini biasanya menggunakan limbah pertanian. Dalam hal ini bertujuan sebagai efisiensi untuk penyediaan pakan. Selain itu juga pakan fermentasi ini bisa menggunakan limbah hijauan dari makanan ternak. Dari segi kandungannya pun tidak kalah bagusnya dengan pakan konsentrat, kandungan gizi dan nutrisi ini dapat membantu dalam perkembangan ternak sapi. Adapun beberapa jenis pakan fermentasi yang cukup bagus dan cocok untuk sapi.

Baca Juga ;




Tangkal jagung kering
Salah satu bahan poko yang bisa di jadikan sebagai pakan fermentasi sapi ini yaitu tangkai jagung yang sudah kering.
Jerami
Bahan pokok lainnya yang bisa di jadikan sebagai pakan fermentasi yaitu jerami. Dan jerami inilah merupakan salah satu bahan pokok atau limbah pertanian yang mudah di fermentasi.
Rumput
Selajutnya bahan pokok yang bisa di jadikan sebagai bahan fermentasi yaitu rumput. Rumput yang di maksud demikian ini biasanya menggunakan rumput yang sudah tua.

Cara Membuat Pakan Sapi dengan Jerami Fermentasi

Jerami mengandung protein yang cukup kecil sekitar 2 – 3 %, maka jika di fermentasi akan meningkat menjadi 7 – 9 %. Dalam pembuatan pakan fermentasi dari jerami ini sangat mudah di cerna oleh sapi, aromanya juga cukup harum dan dalam segi kebersihan juga cukup higenis.

Bahan-bahan Membuat Fermentasi Jerami

Jerami sebanyak 3 colt ( dalam peilihan jerami ini jangan terlalu basah dan jangan yang terlalu kering )
Siapkan juga satu botol bioactivator ( ragi tape jerami )
Dan air sebanyak 300 – 400 liter
Cara Mengolah Fermentasi Jerami
Langkah pertama, letakan jerami yang telah di siapkan pada lantai atau tanah yang cukup teduh ( tidak terkena hujan dan panas ) kemudian padatkan dengan cara di injak-injak.
Campurkan ragi tape jerami dengan air sebanyak 300 – 400 liter dan aduk sampai rata, lalu percikan pada permukaan jengan rata.
Kemudian tumpukan dengan jerai lagi setebal 20 cm, lalu siram lagi dengan ragi jerami dengan rata, dan lakukan terus menerus sampai habis.
Langkah selanjutnya tutup permukaan jerami menggunakan plastik dan biarkan sampai 7 atau 10 hari.
Pada hari ke-7, periksalah dengan menciu baunya. Jika bau jerainya berubah sepert bau tape, jeraminya lunak, dan pada tumpukan jerami mengeluarkan jamur kekuning-kuningan atau putih, maka sudah di pastikan proses fermentasi ini sudah selesai. Namun jika tanda-tanda berikut belum anda, biarkan lagi sampai ke-10 harinya.

Waktu Kadaluarsa Fermentasi Jerami

Karena jerami ini sudah melalui proses fermentasi, maka ketahan jerami ini bisa mencapai selama 1 tahun.
Agar fermentasi jerami ini lebih awet dan tahan lama, maka setelah proses fermentasi selesai, bongkar fermentasi jerami ini yaitu dengan di angin-anginkan sapai kering.

Setelah itu, ikat jerami ini atau di apres dengan tujuan agar lebih padat dan mudah di atur. Namun perlu anda perhatikan juga, dalam memberi pakan fermentasi sebagai pakan utama ini, pemberian pakan konsentrat juga harus di berikan minimum 2,5% dari berat badan atau air minum 40 – 60 % setiap harinya, dengan begitu proses pencernaan sapi lancar dan daya tahan tubuhnya lebih tinggi.

Cara Pemberian dan Takaran Pakan Ternak

Dalam hal pemberian pakan agar mendaptkan hasil yang maksimal dan sesuai dengan kebutuhan sapi. Pakan ternak sapi yang memenuhi syarat protein jika di berikan secara berlebihan atau kurang maka akan berdampak hasil penggemukan yang kurang maksimal. Adapun cara pemberian dan takarannya sebagai berikut :

Jika ingin memberikan pakan berupa rumput, maka yang harus di berikan yaitu rumput yang di panen saat menjelang berbunga. Dan pada kondisi demikian kualitas gizi pada rumput berada pada kondisi maksimal.
Rumput hijau yang di berikan pada sapi ternak yaitu sebanyak 10% dari berat badan sapi.
Sementara kacang-kacangan atau hijauan legum di berikan pada sapi ternak sebanyak 1%.
Sebelum memberikan pada sapi ternak, pakan hijau yang akan di berikan harus di layukan terlebih dahulu.
Pakan penguat atau konsentrat di berikan sebanyak 1%.

Waktu Pemberian Pakan Konsentrat Ternak Sapi

Dalam memberikan pakan konsentrat ini harus di berikan secara berutuan agar proses pencernaannya seimbang dan lancar, dan protein dan gizi dapat di serap dengan baik dan maksimal. Di antaranya waktu peberian pakan untuk ternak sapi yaitu sebagai berikut :

Pakan penguat atau konsentrat bisa di berikan dua kali dalam satu hari yaitu pada pukul 07:00 dan 16:00. Atau tiga kali sehari yaitu pada pukul 06:00, 12:00, dan sore pukul 16:00.

Pemberian pakan hijau bisa di lakukan setelah dua jam di berikan pakan penguat. Alangkah baiknya dalam peberia pakan hijauan ini di lakukan secara bertahap tiga kali dala satu hari yaitu pagi, siang, dan sore hari.

Demikian artikel kali ini tentang cara pemberian pakan ternak sapi. Semoga informasi ini bermanfaat dan menjadi bahan referensi untuk anda yang membutuhkannya. Selamat mencoba dan sukses selalu untuk anda...

Pakan Alami untuk Ikan Lele dari Tumbuh-Tumbuhan seperti Daun Kangkung dan Pepaya

Mei 11, 2017
Pakan alami ikan lele dari tumbuhan merupakan salah satu pakan aternatif yang bisa kita olah sendiri sebagai pakan tambahan untuk penghematan dalam budidaya ikan lele. Seperti yang telah kita ketahui bahwa pakan merupakan salah satu sumber energi untuk perkembangan serta pertumbuhan ikan lele. Banyak sekali pakan tambahan untuk lele dari alam seperti hewan-hewan kecil seperti plankton, anak katak, cacing, keong mas, bekicot, jasad renik, dan masih banyak lagi hewan-hewan kecil yang lainnya yang bisa kita manfaatkan sebagai pakan tambahan lele. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, banyak sekali pakan lele yang di produksi secara masal buatan pabrik. Dengan menggunakan pakan buatan pabrik sendiri, tentunya sangat memudahkan kita dalam memberi pakan untuk budidaya ikan lele.

Menggunakan pakan lele buatan pabrik seperti pelet ini memang cukup menjanjikan sekali dalam budidaya lele menjadi lebih cepat dalam pertumbuhannya. Dalam waktu yang sangat cepat, dengan kurun waktu 2 bulan ikan lele sudah siap panen. Namun masalah yang sering di keluhkan oleh para peternak dalam penggunaan pakan pabrik ini yaitu harga yang semain kesini semakin mahal harga pakan lele buatan pabrik seperti pelet, sedangkan disisi lain hasil atau harga jual lele belum dapat di tentukan. Dalam hal ini, bisa saja para peternak merugi jika harga jual lele tetap.

Untuk mengatasi hal ini tentunya harus ada solusi yang di cairkan. Berbagai usaha yang di lakukan telah di coba oleh para peternak seperti meramu atau membuat pakan lele buatan sendiri, ada yang sukses  dengan menemukan resep ampuh membuat ramuan pakan lele yang sederhana namun dengan kualitas yang tidak jauh berbeda dengan pakan hasil buatan pabrik dan adapula para peternak yang belum berhasil dalam meramu pakan lele buatan sendiri.


Nah, dalam kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit tips dan trik yaitu cara membuat pakan lele dengan bahan sederhana dan mudah di temukan di lingkungan sekitar. Tentunya resep ini telah para peternak yang mempraktekannya dengan hasil yang memuaskan. Berikut resep bagi anda yang ingin mencobanya.

Baca Juga ;



Pakan Alami Ikan Lele dari Tumbuh-tumbuhan


Bahan-bahan yang harus di siapkan :

Daun kankung
Daun papaya
Daun lamtoro
Daun turi

Dalam membuat pakan buatan dari tumbuhan ini tidak lepas juga dari bantuan pelet, namun tidak terlalu banyak pelet yang di butuhkan. Dalam kurun waktu 2 bulan, dari 1000 bibit lele hanya membutuhkan 42 Kg pelet pabrik. Sedangkan jika dalam budidaya ikan lele dengan menggunakan pakan lelet secara murni tanpa pakan tambahan, paling tidak membutuhkan 80 Kg pelet dari 1000 bibit lele.

Cara Pemberian Pakan Lele


1. Minggu pertama, benih lele dengan ukuran panjang 5/7cm di berikan pakan pelet sebanyak 2 Kg
2. Minggu kedua, benih lele di beri pakan pelet sebanyak 3 Kg
3. Minggu ketiga, benih lele di beri pakan pelet sebanyak 4 Kg
4. Minggu keempat, lele baru bisa di beri pakan tambahan seperti daun-daunan tapi masih di beri pakan dari pelet. Pada minggu keempat ini, lele di berikan pakan pelet sebanyak 4 Kg, daun kangkung sebanyak 1 Kg, daun papaya sebanyak 2 Kg, daun lamtoro sebanyak 1 Kg, dan daun turi sebanyak 2 Kg.
Untuk pemberian pakan tambahan seperti daun-daunan ini harus di potong kecil-kecil untuk mempermudah dalam memaknnya.
5. Minggu kelima, lele di beri pakan pelet sebanyak 5 Kg, daun kangkung sebanyak 2 Kg, daun papaya 2 Kg, daun lamtoro sebanyak 1 Kg, dan daun turi sebanyak 2 Kg.
6. Minggu keenam, lele di beri pakan pelet sebanyak 6 Kg, daun kandkung sebanyak 3 Kg, daun papaya sebanyak 3 Kg, daun lamtoro sebanyak 2 Kg, dan daun turi sebanyak 3 Kg.
7. Minggu ketujuh, lele di beri pakan pelet sebanyak 8 Kg, daun kangkung sebanyak 4 Kg, daun papaya sebanyak 4 Kg, daun lamtoro sebanyak 2 Kg, dan daun turi sebanyak 4 Kg.
8. Minggu kedelapan, lele di beri pakan pelet sebanyak 10 Kg, daun kangkung sebanyak 5 Kg, daun papaya sebanyak 5 Kg, daun lamtoro sebanyak 3 Kg, dan daun turi sebanyak 5 Kg.

Pada saat minggu ke 6, dalam pemberian pakan daun-daunan tidak perlu di potong kecil-kecil lagi, karena setelah menincak usia 6 minggu lele sudah besar dan kuat. Untuk daun kangkung sendiri anda bisa menggantikannya dengan daun singkong atau daun eceng gondok.

Baca Juga ;




Demikian artikel yang saya sajikan kali ini tentang pakan alami ikan lele dari tumbuh-tumbuhan. Semoga informasi ini bermanfaat dan menjadi referensi bagi anda yang membutuhkannya. Semoga sukses…

Cara Membuat Pakan Lele dari Dedak Bekatul

Mei 09, 2017
Cara Membuat Pakan Lele dari Bekatul – Pakan merupakan salah satu komponen yang dapat mensukseskan dalam berbisnis budidaya ikan lele agar cepat berkembang dan cepat panen.

Mahalnya harga pakan di pasaran membuat para pelaku budidaya ikan lele semakin berkurang. Padahal jika budidaya ikan lele di kembangkan dengan baik akan berpengaruh positif dan membantu pada perekonomian daerah setempat, juga Negara tidak perlu lagi menginpor ikan lele atau bibit dari luar negri. Dalam hal ini tentunya akan merusak para pelaku usaha ternak lele di daerah kita.

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan berbagai pengalaman yaitu tentang cara membuat pakan lele buatan sendiri dari bahan dedak bekatul. Dedak bekatul ini sudah terbukti dapat mempercepat perkembangan budidaya ikan lele dengan panen yang cukup melimpah jika kita mengolahnya dengan baik dan benar. Dalam hal ini, kandungan yang terkandung dalam dedak bekatul ini memiliki serat yang cukup tinggi dan baik bagi pertumbuhan ikan lele. Sehingga para peternak ikan lele tidak hanya mengandalkan pakan lele buatan pabrik saja yang harganya cukup mahal.


Dedak bekatul ini merupakan pakan alternatif yang bisa kita dapatkan dengan harga yang sangat terjangkau. Pada umumnya dedak bekatul ini di manfaatkan sebagai pakan unggas, namun seiring dengan perkembangan jaman dedak bekatul ini ternyata bisa kita olah sebagai pakan alternatif untuk ikan lele di olah dengan sangat mudah. Selain kandungan serat di dalamnya, kandungan protein dalam dedak juga sangat bagus sebagai pakan tambahan untuk lele.

Untuk lebih jelasnya, mari kita simak beberapa cara dan bahan yang harus kita siapkan untuk membuat pakan lele buatan sendiri dari dedak bekkatul sebagai berikut.

Bahan-bahan yang Harus di Siapkan untuk Membuat Pakan Lele dari Dedak Bekatul 


• Pertama, siapkan terlebih dahulu dedak bekatul sebanyak 5 Kg
• Kedua, siapkan juga pellet ikan sebanyak 2,5 Kg
• Ketiga, siapkan juga garam dapur sebanyak 5 sendok makan
• Keempat, siapkan juga minyak sayur secukupnya
• Kelima, Air putih bersih 5 Liter
• Dan panci sebagai wadahnya

Baca Juga : cara membuat pakan lele buatan sendiri

Cara Membuat Pakan Lele Buatan Sendiri dari Dedak Bekatul 


1. Langkah pertama, masukan bahan-bahan yang telah disiapkan tadi seperti dedak bekatul, pellet ikan, garam dapur dan tambahkan air putih bersih sebanyak 5 Liter yang sudah di rebus

2. Kemudian aduk sampai merata

3. Diamkan selama kurang lebih 1 jam

4. Lanjut kemudian, barulah tambahkan minyak sayur secukupnya

5. Aduk kembali hingga merata dan tiriskan

6. Setelah itu, simpan dan tunggu selama 1 malam

7. Pakan buatan sendiri dari dedak bekatul siap diberikan pada ikan lele

Perlu diperhatikan, alangkah baiknya untuk melakukan pengepalan agar bisa di simoan di tempat dengan rapi. Selai itu, dalam memberikan pakan dedak bekatul buatan sendiri ini bisa anda lakuan secara rutin antara 2 kali dalam satu hari. Agar lebih efektif, anda bisa memberikan pakan ini saat malam hari dengan tujuan agar pertumbuhan ikan lele lebih cepat.
Sangat mudah bukan? Selamat Mencoba…

Baca Juga :



Demikian postingan kali ini tentang cara membuat pakan lele buatan sendiri dari bahan dedak beaktul. Semoga informasi ini bermanfaat dan menjadikan referensi untuk anda dalam mensukseskan budidaya ikan lele serta mampu meningkatkan perekonomian daerah anda khususnya. Terimakasih dan Semoga Sukses… 

Jangan Lupa Like dan Bagikan !!! ^_^

Cara Membuat Pakan Lele Buatan Sendiri

April 24, 2017
Cara membuat pakan lele buatan sendiri - Pakan merupakan salah satu komponen penting dalam membudidayakan ikan, termasuk ikan lele. Sayangnya, pakan ikal lele ini harganya lumayan cukup mahal juga karena in bahan bakunya impor dari luar negri. Dalam ini menjadikan keluhan bagi pengembang usaha ternak lele.

Untuk mengatasi permasalahan ini, alangkah baiknya kita mencari tahu bagai mana cara membuat pakan buatan dengan efektif sebagai subtitusi pakan buatan pabrik. Dalam artikel ini saya akan berbagi pengetahuan tentang cara membuat pakan lele alternative, ada dua cara alternative yang akan saya paparkan disini, yaitu pakan yang memanfaatkan bahan sisa dan pakan dari bahan utama. Pakan yang dibuat dari bahan utama memiliki kandungan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan ikan lele, sedangkan pakan yang memanfaatkan bahan sisa yaitu bisa kita dapatkan dari bahan-bahan organic sisa dan tentunya dengan harga yang cukup murah. 



Kandungan Nutrisi untuk Pakan 

Pakan yang terbuat dari bahan utama mengandung mineral, vitamin, karbohidrat, lemak, dan protein. Mengingat jenis ikan seperti lele ini membutuhkan banyak protein sebanyak 35% - 40%. Kandungan lemak juga sangat dibutuhkan sebagai sumber energi untuk menjaga keseimbangan daya apung dalam air, melarutkan berbagai jenis vitamin, dan untuk kelangsungan hidup ikan. Ikan lele membutuhkan lemak sebanyak 5% dari berat pakan, namun pemberian pakan yang mengandung lemak ini tidak boleh berlebihan karena akan menyebabkan kegemukan pada hati dan usus, sehingga berdampak kurangnya nafsu makan.

 
Selain berfungsi sebagai nutrisi, Karbohidrat juga sangat dibutuhkan sebagai sumber energi dan bisa juga sebagai bahan perekat dalam pembuatan pakan. Kandungan karbohidrat untuk pakan lele ini sebanyak 5 % kurang lebih. Adapun kandungan Vitamin yang merupakan zat organic untuk kebutuhan pakan ikan lele dengan jumlah yang kecil. Sumber Vitamin ini berperan untuk daya tahan tubuh dan untuk mempertahankan kondisi. Kandungan Mineral yang dibutuhkan dalam membuat pakan lele yaitu Mineral dengan jumlah yang kecil. Mineral ini berfungsi untuk metabolism dan untuk membangun struktur tulang. Mineral terdiri dari mikromineral dan makromineral.Mikromineral ini terkandung dalam tubuh ikan seperti sulfur, klorida, fosfor, kalium, natrium, magnesium, dan kalsium. Sedangkan Makromineral seperti selenium, silicon, krom, fluor, nikel, kobalt, iodium, tembaga, mangan, seng, dan besi. 

Cara Membuat Pakan Lele Buatan Sendiri 

Cara membuat pakan lele alternative buatan sendiri ini bisa kita buat dari berbagai bahan dengan bahan utama seperti tebung ikan. Kandungan protein yang terkandung dalam tepung ikan ini lebih tinggi dari kandungan gizi lainnya. Namun harga tepung ini lumayan cukup mahal, untuk meringankannya anda bisa mencampurkan tepung ikan ini dengan bahan lainnya tanpa mengurangi kadar protein yang terkandung yang ada. Pakan lele yang bisa kita buat ini tentunya harus sesuai dengan standar kebutuhan ikan lele agar berkembang dengan cepat dan baik. Sebagai acuan utama untuk membuat pakan lele ini yaitu kandungan proteinnya. Untuk lebih jelasnya simak ringkasan dibawah ini bahan-bahan utama yang harus disiapkan sebagai berikut : 

1. Tepung Ikan

Kandungan Protein sekitar 62.99% dan Lemak 8.4% 

2. Tepung Kedelai 

Kanudngan Protein sekitar 36,6% dan Lemak 14.30% 

3. Bungkil Kelapa 

Kandungan Protein sekitar 18.46% dan Lemak 15.73% 

4. Tepung Jagung 

Kandungan Protein sekitar 10.58% dan Lemak 0.53% 

5. Dedak Halus 

Kandungan Protein sekitar 15.58% dan Lemak 6.8% 

6. Tepung Tapioka 

Kandungan Protein sekitar 2.6% dan Lemak 2.6% 

Sebagai contoh pembuatan pakan lele. Pertama, siapkan 50Kg tepung ikan yang mengandung protein 62,9% dengan dedak halus sebanyak 50Kg yang mengandung protein 15,58%. Apakah mencukupi kebutuhan proetinnya? 
Tepung ikan dengan jumlah protein 62,9% x 50 Kg = 31,45 Kg 
Dedak halus dengan jumlah protein 15,58 x 50 Kg = 7,79 Kg 
Tepung ikan dan dedak halus yang mengandung protein sebanyak 39,24 Kg 
Artinya dari 100 Kg total bahan baku ini terdapat prorein sebanyak 39,24 Kg, tentunya kandungan proteinnya sangat mencukupi dari kebutuhan lele. Untuk memperkaya kandungan nutrisi, anda bisa menambahkan berbagai vitamin ikan yang bisa kita dapatkan dipasar. 

Membuat Pakan Tambahan 

Cara ini meruapakan solusi tepat untuk penghematan dengan mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Tujuan utamanya yaitu untuk melengkapi pemberian pakan utama. Pakan tambahan ini bisa kita dapatkan dari bahan-bahan sisa seperti yang telah saya ringkas dibawah ini sebagai berikut. 

1. Dari Limbah Peternakan Unggas 


Limbah dari hewan unggas ini seperti ayam bisa kita jadikan sebagai pakan tambahan. Jika anda mempunyai teman dekat atau sodara yang mempunyai ternak ayam. Pastikan untuk selalu berkomunikasi dengan tujuan, bilamana ada ayam mati di kandang bisa kita dapatkan untuk di jadikan sebagai pakan tambahan lele. Namun ayam mati ini, harus di bersihkan terlebih dalu dari bulu-bulunya, kemudian rebus dengan air mendidih dan setelahnya bisa langsung kita masukan kedalam kolam ternak lele. 

2. Bekicot atau Keong Emas 

Pakan tambahan lainnya yaitu dai daging bekicot dan keong emas. Anda bisa mendapatkannya di pesawahan. Daging keong mas dan bekicot ini mengandung kaya akan protein yang cukup tinggi. Rebus daging keong emas terlebih dahulu, kemudian masukan kedalam kolam ternak lele. 

3. Belatung 


Kandungan protein yang terdapat pada belatung ini sangat baik untuk pertumbuhan ikan lele. Belatung ini biasanya yang di hasilkan dari lalat. Jenis belatung yang sangat bagus untuk pakan lele ini yaitu dari lalat hermetia illucens yang mengandung protein kasar hingga 40%. Anda bisa mengembangbiakan belatung untuk pakan lele ini, terlebih dahulu Sediakan ember, ampas tahu, daun pisang, kotoran ayam, dan bisa juga sisa-sisa asin atau ikan. Untuk caranya cukup mudah sekali, masukan ampas tahu ke dalam ember, kemudian tambahkan air secukupnya dan aduk hingga rata. Setelah itu, tambahkan kotoran ayam dan sisa-sisa asin, kemudian tutup ember tersebut dengan daun pisang agar lalat dapat bertelur. Simpan emeber ditempat teduh, hindari terik matahari secara langsung dan pastikan tidak terkena air hujan. Setelah kurang lebih 3 minggu, belatung baru bisa di panen, kadang 2 minggu bisa untuk dipanen. Untuk memberikan belatung ini, terlebih dahulu campurkan media kultur yang terdapat belatung dengan air. Lalu saring untuk mendapatkan belatung tersebut, dan belatung siap untuk di jadikan pakan lele. Perhatikan belatung ini tidak boleh terlalu lama disimpan karena akan berubah menjadi lalat. 

4. Ikan Rucah 

Ikan rucah ini yaitu ikan kecil-kecil yang bisa anda dapatkan di tempat pelelangan ikan. Anda bisa langsung memberikan ikan rucah ini secara langsung tanpa di olah, cukup di cincang saja kemudian taburkan pada kolam ternak lele. 

Demikian postingan kali ini tentang cara membuat pakan lele buatan sendiri. Semoga informasi ini bermanfaat dan menjadi referensi untuk anda yang sedang menjalankan usaha ternak lele. Semoga sukses…

Fermentasi Pakan Kambing Ternak dengan Em4

April 21, 2017
Tahukah anda bagaimana cara fermentasi pakan ternak dengan system em4? Dalam membudidayakan hewan ternak seperti kambing memang masih menjadi salah satu pilihan untuk berbisnis. Dalam hal ini tentunya dapat memperbaiki perekonomian dilingkungan sekitar khususnya didaerah pedesaan. Namun dalam membudidayakan kambing atau domba ini tidak terlalu berkemabang dengan signifikan karena memang tidak adanya penyuluhan tentang pemberian pakan dengan teknik yang bagus agar menghasilkan kambing yang gemuk dan berkualitas.

Dalam memberikan pakan ternak ini kebanyakan mereka hanya mengandalkan cara konvensional saja, sehingga hanya memberikan keuntungan yang sedikit dengan jangka waktu beberapa tahun saja. Sangat disayangkan memang, padahal cara berbisnis ternak kambing ini dapat mengahsilkan banyak laba atau omset jika dilakukan dengan maksimal. Kurangnya pengetahuan dalam membudidayakan hewan ternak ini merupakan salah satu factor utama pebisnis ternak tidak berkembang. Nah, dalam postingan kali ini saya akan memberikan sedikit pengetahuan tentang cara membuat pakan dengan cara fermentasi jerami untuk kambing atau domba, namun sebelum itu terlebih dahulu akan saya ringkas beberapa manfaat pakan fermentasi jerami untuk kambing atau domba sebagai berikut :
( baca juga : cara membudidayakan kambing )



Manfaat Fermentasi Pakan Jerami

1. Dengan menggunakan cara fermentasi pakan ternak dengan system em4 ini dapat memberikan hasil yang cukup produktif dan hasil yang lebih menguntungkan dibandingkan dengan cara konvensional yang tidak menghitungkan waktu, upah kerja, dengan cara kerja membutuhkan banyak waktu untuk mencari rumput untuk pakan ternak. Beda halnya dengan melakukan fermentasi pakan jerami, peternak akan mendapatkan waktu yang cukup banyak karena cara atau system fermentasi ini jerami bisa disimpan dalam beberapa waktu kedepan, sehingga peternak tidak perlu takut akan kehabisan stok pakan karena sudah mempunyai jangka waktu tertentu.

2. Dengan menggunakan cara fermentasi pakan jerami dapat memberikan wawasan yang luas bagi peternak, sehingga peternak dapat meningkatkan produktifitas agar mendapatkan omset atau laba yang cukup maksimal. Selain itu, tidak hanya bermanfaat bagi perekonomian peternak, namun juga untuk Negara, karena memiliki stok daging yang cukup, sehingga inporan daging dari luar negri bisa dikurangi.

3. Manfaat lainnya dengan menjalankan system fermentasi pakan jerami ini juga bermanfaat bagi diri kita sendiri bagi peternak, yaitu mengurangi resiko dai ancaman cuaca seperti hujan saat mencari pakan.

Cara Membuat Fermentasi Pakan Jerami 




1. Pertama, siapkan 1000 Kg ikat jerami kering, tebon jangung, dan rerumputan kering lain sebagainya. Setelah itu, cacah sampai pendek mencapai sekitar 5 cm agar kambing tersebut dapat mengunyah dengan mudah. Untuk mencacah jerami ini, anda bisa menggunakan mesin pencacah khusus.

2. Kedua, campurkan dengan 1 liter molase atau tetes. Jika tidak ada maka bisa digantikan dengan gula yang telah dilarutkan. Namun dengan penggunaan larutan gula harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan air tebu.

3. Ketiga, siapkan 1 botol probiotik.

4. Keempat, siapkan 300 liter kurang lebih yang digunakan untuk melarutkan air tebu dan pribiotik.

5. Dadak atau bekatul sebanyak 30kg.

Alat yang Harus digunakan 

1. Tempat untuk melakukan pembuatan pakan fermentasi seperti drum plastic, tembok, dan lain sebagainya.

2. Mesin pencacah atau alat potong jerami atau rumput sepert sabit.

3. Karung plastic dan ember

Cara Membuat Pakan Fermentasi 

1. Sediakan tempat yang bisa digunakan untuk proses fermentasi dengan kondisi yang bagus

2. Bahan-bahan seperti jerami kering dan lainnya dipotong sampai menjadi ukuran 5cm

3. Kemudian larutkan air gula atau tetes serta probiotik dengan takaran air yang telah ditentukan tadi

4. Lalu siapkan terpal sebagai alat untuk mencampurkan semua jenis bahan

5. Bahan yang telah disiapkan tadi simpan diatas terpal sedikit demi sedikit, kemudian tamburkan bekatul dan siram dengan larutan gula, probiotik dengan takaran rata-rata sampai terlihat lembab.

6. Setelah itu, simpan bahan baku seikit demi sedikit kedalam wadah yang telah disiapkan yang kemudian injak-injak sampai padat.

7. Telakhir, tunggu sekitar 2 minggu. Dan anda bisa menggunakan pakan ini kepada hewan ternak anda dengan kebutuhannya.

Cara Pemberian Pakan

1. Untuk pemberian pakan hasil fermentasi pada hewan ini bisa diberikan antara siang dan sore hari setelah memberikan pakan rumput biasa pada pagi harinya.

2. Jika pada saat pemberian pakan fermentasi ini tidak dimakan oleh kambing. Maka langkah pertama yang bisa anda lakukan yaitu dengan memberikan sedikit demi sedikit. Jika tidak dimakan juga, maka lakukan cara yang lain seperti tidak memberikan pakan sampai siang atau sore hari, dan perlahan kambing akan terbiasa memakannya.

3. Jika menginginkan kambing yang gemuk maka berikanlah pakan tambahan seperti kulit kedelai, bekatul, kulit kopi, dan lain sebagainya dalam bentuk konsentrat. Namun dalam pemberian pakan seperti ini hanya pada waktu yang mendesak saja seperti saat musim hujan atau kemaru panjang.

4. Untuk pemberian air minum diusahakan tidak boleh telat.

5. Bahan pakan tambahan lainnya yang bisa anda gunakan yaitu seperti rumput lapangan, ilalang, dan lain sebagainya.

6. Dalam memberikan metode pakan fermentasi ini hanya digunakan untuk kambing yang memiliki waktu penggeumukan sekitar 3 bulan, selebihnya bisa anda jual untuk dikonsumsi. Dan yang terpenting perlu menyeimbangkan antara pakan fermentasi dan rerumputan hijau.

7. Pada dasarnya rerumputan sebagai pakan ini memang lebih utama dan lebih baik yang mengandung banyak gizi seperti mahoni, ketapang, nangka, turi, lamtoro, dan lainnya.

Itulah sedikit pengetahuan tentan seputar pakan fermentasi untuk kambing ternak. Semoga postingan ini bermanfaat dan menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi tentang cara membuat pakan fermentasi. Semoga sukses…

5 Pakan Pilihan Burung Kenari Agar Cepat Gacor dan Ngerol

April 16, 2017
Pakan Burung Kenari Agar Cepat Gacor – Dalam merawat burung peliharaan seperti kenari yang merupakan jenis burung berkicau, tentunya harus mendapatkan perawatan yang cukup baik tidak terkecuali dalam hal pola makan atau pakan yang diberikan pada burung, karena akan mempengaruhi pada potensi untuk kedepannya. 

Jika perawatan yang diberikan cukup baik dengan benar, rutin dan teratur serta sesuai dengan karakter burung tersebut seperti memandikannya, menjemur, menjaga kebersihan kandang atau sangkar, dan pemolesan seperti pamasteran, maka burung akan cepat gacor dengan suara yang sangat menjanjikan. Tak hanya itu, untuk mendapatkan kicauan yang menjanjikan tentunya tidak lepas dari makanan gacor. 
Nah, dalam postingan kali ini sahabat Asikbeternak akan memberikan pengetahuan sedikitnya tentang pakan pilihan yang baik untuk burung kicau seperti kenari. 

( Baca juga : cara ternak keniri )


5 Pakan Pilihan untuk Burung Kenari 

1. Sayuran Segar 

Sayuran merupakan salah satu makanan yang mengandung kaya akan Protein dan Vitamin yang sangat baik bagi kesehatan. Terlebih jika pola makan yang kita berikan cukup baik dengan rutin dan teratur. Namun dalam hal menyajikan pakan sayuran ini harus memeriksa kondisinya, apakah masih segar atau tidak? Karena jika sayuran yang layu, kandungan Vitaminnya pun akan berkurang dan tidak baik bagi kesehatan maupun kondisi burung tersebut. Adapun beberapa jenis sayuran yang bisa kita jadikan sebagai pakan burung antara lain seperti jagung muda,mentimun, selada, wortel, sawi, cabe merah, kubis, dan sebagainya. 

2. Buah-buahan Segar 

Buah dan sayur-sayuran ini sama-sama memiliki kandungan kaya akan Vitamin didalamnya sehingga sangat baik bagi kebugaran dan pertumbuhan siburung tersbut. Dalam memberikan pakan pilihan yang baik bagi burung yaitu tiada lain berfungsi agar kenari cepat ngerol. Untuk jenis buah-buahan yang bisa kita jadikan sebagai pakan burung ini antara lain seperti jeruk, pisang, apel merah, dan sebagainya. 
Dari beberapa jenis buah-buahan ini tadi memiliki kandungan yang berbeda. Maka dengan itu, alangkah baiknya agar memberikan pakan tersebut dengan buah-buahan secara bervariasi seperti hari pertama dengan jeruk, hari kedua dengan apel merah, hari ketiga buah pisang, dan sampai berikutnya dengan bervariasi. Begitupun dengan sayuran sebagai pakan pilihan untuk burung kenari yaitu dengan memberikannya secara bervariasi. 

3. Telur Puyuh 

Jika pada burung kicau seperti burung pleci dan cucak ijo memberikan pakan tambahannya dengan belalang, jangkir, dan kroto. Maka untuk jenis burung berkicau seperti kenari ini, pakan tambahan yang harus kita berikan yaitu dengan Telur puyuh. Kandungan protein yang terkandung dalam telur puyuh ini mengandung protein yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan hariannya serta meningkatkan pertumbuhannya dengan lebih baik lagi. Telur puyuh ini tentunya salah satu pakan pilihan yang lebih baik jika dibandingkan dengan telur itik maupun ayam. 
Cara yang bisa anda lakukan untuk menyajikan telur puyuh ini yautu dengan direbus terlebih dahulu, kemudian ambil bagian kuningnya saja untuk dijadikan santapan sebagai pendamping atau pelengkap jenis makanan lainnya seperti asinan, seed, canary atau milet, buah dan sayur-sayuran. Kuning telur ini mengandung kadar protein yang cukup tinggi tentunya sangat baik bagi pertumbuhan burung tersebut. 

4. Ulat Hongkong 

Selain telur puyuh yang memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, ulat hongkong juga merupakan salah satu pakan pilihan yang sangat baik bagi pertumbuhan burung kenari gocor. Namun dalam memberikan pakan untuk kenari gocar ini jangan terlalu berlebihan karena akan meningkatkan suhu panas pada burung tersebut, sehingga akan menyebabkan mabung juga berefek pada over birahi. 

5. Bubur dan Biskuit Bayi 

Sebagai alasan kenapa biscuit dan bubur bayi ini di jadikan sebagai pakan pilihan untuk kenari gocor, karena kandungan zat gizi pada makanan ini sangat lengkap dan tentunya sangat baik bagi pertumbuhan burung. Untuk memberikan pakan biscuit ini, harus dihaluskan terlebih dahulu, dan untuk buburnya sendiri bisa langsung disimpan pada wadah pakan yang ada di sangkar. Dan yang harus diingat, kedua pakan ini untuk tidak diberikan campuran air atau bahan lainnya. 

Demikian postingan kali ini tentang pakan pilihan untuk burung kenari agar cepat gacor ngerol. Semoga informasi dalam postingan ini memberikan banyak pengetahuan dan bermanfaat bagi semua khususnya pecinta burung. Terimakasih…