Loading...
Tampilkan postingan dengan label BUDIDAYA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BUDIDAYA. Tampilkan semua postingan

Cara Memelihara Kelinci untuk Pemula

Januari 15, 2018


Kelinci adalah salah satu jenis hewan yang sering dibudidayakan. Banyak yang membudidayakannya untuk memperoleh keuntungan dan ada pula yang sekadar untuk mengisi waktu luang. Jenis kelinci yang sering dibudidayakan di rumah adalah kelinci hias. Lalu bagaimana cara memelihara kelinci untuk pemula? Intip caranya di bawah ini.
cara memelihara kelinci

Cara Memelihara Kelinci di Rumah

Memelihara kelinci tak selamanya butuh lahan luas di luar rumah. Jika Anda berminat untuk memelihara kelinci hias, maka Anda bisa memeliharanya di rumah. Lalu, bagaimana cara memelihara kelinci di rumahdengan benar dan sehat? Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda mulai memeliharanya di rumah.

1.     Buatkan Tempat Tinggal yang Nyaman untuk Kelinci

Pastikan Anda menyiapkan tempat tinggal yang nyaman untuk kelinci. Tempat tinggal kelinci adalah salah satu aspek penting yang harus Anda perhatikan. Jika tidak ingin ribet, Anda bisa membeli kandang kelinci yang sudah banyak dijual di berbagai pet shop.
Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika akan membeli kandang kelinci dan ketika akan memakainya.
·         Pastikan bahwa kandang kelinci yang akan Anda beli tersebut memiliki alas khusus, misalnya papan.
·         Pastikan juga bahwa kandang kelinci tersebut memiliki jeruji yang tidak tajam. Jeruji tersebut minimal memiliki sisi yang halus.. Sisi jeruji yang halus akan menghindarkan bulu kelinci dari kerontokan karena gesekan dengan sisi jeruji kandang.
·         Ukuran kandang kelinci harus ideal untuk ukuran tubuhnya. Kandang yang ideal memiliki ukuran minimal 1,2 x 0,6 x 0,6 meter. Ukuran kandang yang cukup besar ini bisa membuat kelinci nyaman karena kelinci bisa meregangkan badannya dengan rileks.
·         Setelah membeli kandang kelinci yang pas, jangan lupa untuk membeli kotak kotoran, mainan kelinci, wadah makanan, dan wadah minuman.
·         Untuk membuat kelinci nyaman di kandangnya, Anda bisa mengisi kandang dengan jerami atau serutan kayu. Serutan kayu atau jerami bisa menjadi alas tidur kelinci kesayangan Anda.
·         Jika kandang dan segala pernak-perniknya telah siap, tempatkan kandang di tempat yang aman. Misalnya di tempat yang jauh dari aliran listrik, perabotan rumah, dan tanaman.
Selain membeli kandang yang sudah jadi, Anda juga bisa membuat rumah kelinci sederhana dari kardus. Namun, rumah kelinci ini tergolong sebagai rumah kelinci nonpermanen karena mudah rusak. Rumah kelinci dari kardus sangat bermanfaat bagi Anda yang telanjur membeli kelinci tetapi belum memiliki kandang untuk kelinci tersebut. Langsung saja, ini dia cara membuat rumah kelinci dari kardus:
·         Siapkan kardus bekas dengan ukuran yang besar.
·         Buat lubang pada salah satu sisi kardus.
·         Silakan mendekor rumah kelinci tersebut sesuka Anda. Namun, sebaiknya letakkan wadah makanan, wadah minuman, dan kotak kotoran di luar kardus. Hal ini bertujuan untuk menjaga kebersihan rumah kelinci dan kesehatan kelinci.
·         Jika perlu, beri alas berupa jerami, serutan kayu, atau bahan lain yang nyaman dan hangat di permukaan alas rumah kelinci.

2.    Sediakan Makanan, Camilan, dan Minuman yang Cukup

Cara memberi makan kelinci ternyata tidak sembarangan, lo. Siapa bilang kelinci tidak butuh makanan camilan? Selain makanan, Anda juga bisa memberinya camilan sehat, misalnya sayuran. Pastikan bahwa sayuran yang diberikan sudah bebas dari pestisida dengan cara mencucinya hingga bersih. Anda juga bisa memberikan rumput jerami untuk kelinci tersebut.
Jangan berikan makanan yang tidak sehat pada kelinci. Makanan yang kurang baik untuk kelinci adalah kubis, kentang, tomat, dan daging. Untuk kebutuhan minum kelinci Anda, sebaiknya Anda memberinya minum di botol khusus air minum kelinci atau di mangkuk. Namun, pastikan Anda mengganti air minumnya setiap hari dan membersihkan tempat minum kelinci tersebut secara rutin.

3.    Berikan Ruang dan Waktu bagi Kelinci untuk Bermain dan Berolahraga

Tak hanya manusia saja yang butuh berolahraga dan bermain. Ternyata kelinci peliharaan Anda juga membutuhkannya, lo. Untuk menghindarkan kelinci dari stres, ternyata tak harus lantas membelikan mainan untuk kelinci. Cara termudah agar kelinci bisa bermain dan berolahraga adalah dengan membiarkannya keluar dari kandang selama beberapa waktu. Namun, cara ini cukup berisiko karena kelinci Anda bisa saja dimangsa predator atau hilang.
Jika Anda terlalu sayang untuk membiarkannya berkeliaran di luar kandang, maka sediakan mainan sederhana untuk kelinci. Mainan ini tidak harus Anda beli dengan harga mahal. Anda bisa membuat mainan sendiri untuk kelinci Anda, misalnya mainan dari kardus bekas.

 cara memelihara kelinci

4.    Jangan Lupa Perhatikan Kesehatannya

Jika ingin memelihara kelinci di rumah, maka pastikan kesehatannya terjamin. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat kelinci Anda tetap sehat. Diantaranya yaitu:
·         Pembersihan kandang secara rutin, minimal seminggu sekali.
·         Penjagaan terhadap suhu ideal bagi kelinci
 Idealnya, kelinci akan nyaman jika berada di suhu sekitar 15 hingga 21 derajar Celsius.
·         Pemeriksaan rutin ke dokter hewan.
Pemeriksaan ini bisa Anda lakukan sekali dalam setahun. Namun, hubungi dokter hewan terdekat atau bawa kelinci Anda ke dokter hewan jika kelinci tersebut menunjukkan gejala-gejala yang tidak biasa.
·         Pembersihan bulu kelinci.
Tidak disarankan untuk memandikan kelinci supaya bulunya bisa bersih. Sebaiknya, sikat bulu kelinci Anda dengan sikat khusus untuk bulu hewan. Sikat tiap dua hari sekali.
Itu tadi ulasan mengenai cara memelihara kelinci hias di rumah dan beberapa hal yang wajib Anda perhatikan. Semoga informasi di atas bermanfaat ya.

Baca juga : 
 

Cara Ternak Kambing Jawa tanpa Repot Terbukti Menguntungkan

Januari 13, 2018
Kambing memiliki banyak jenis, tetapi jenis kambing jawa menjadi salah satu jenis kambing yang banyak dipilih para peternak. Kambing jawa adalah jenis kambing asli dari Indonesia yang memiliki kelebihan mudah beradaptasi dengan lingkungan, sehingga perawatannya tidaklah sulit. Meski dianggap sebagai jenis kambing yang mudah dipelihara, tetapi bagi Anda yang ingin mencoba beternak kambing jawa perlu memperhatikan beberapa tips cara ternak kambing jawa berikut ini.
cara ternak kambing jawa

Pilih Bibit Kambing Jawa yang Sehat

Untuk mendapatkan jenis kambing jawa yang sehat dan berkualitas, maka dibutuhkan kambing pejantan dan betina indukan yang sehat pula. Berikut beberapa ciri kambing pejantan dan betina indukan yang dapat membantu Anda dalam memilih bibit kambing yang baik.
1.     Ciri kambing pejantan yang sehat
·       Tubuhnya sehat tanpa cacat fisik dan pertumbuhan tubuhnya sesuai dengan usia
·       Bulunya bersih, lembut, dan mengilap
·       Tubuhnya panjang dengan kaki yang lurus, gagah, dan aktif
·       Memiliki buah zakar yang baik dan tidak ada kecacatan bentuk
·       Memiliki berahi yang tinggi

2.     Ciri kambing betina indukan yang sehat
·       Tubuhnya sehat tanpa cacat fisik
·       Tubuhnya tidak terlalu gemuk
·       Bulunya bersih, halus, dan mengilap
·       Memiliki buah susu yang halus serta kenyal
·       Dapat mengasuh anaknya dengan baik

Rawat Kandang Kambing dengan Baik

Merawat kandang kambing merupakan salah satu kunci penting dari tips ternak kambing yang harus selalu diperhatikan. Kambing yang hidup di kandang yang baik dan bersih maka pertumbuhannya pun akan menjadi baik. Selain kondisi kandang yang bersih, ada pula syarat lain yang menjadikan kandang kambing tersebut baik, seperti:
·       Kandang menghadap ke timur agar kambing mendapatkan sinar matahari pagi
·       Bentuk kandang yang baik dan kokoh, yakni berbentuk panggung yang memiliki atap
·       Di dalam kandang sudah dilengkapi tempat makan dan minum kambing
·       Kandang memiliki ventilasi udara untuk menjaga sirkulasi udara tetap baik

Berikan Pakan Kambing secara Tepat

Pemberian pakan kambing yang tepat tentu akan memengaruhi pertumbuhan kambing agar selalu baik dan sehat. Untuk itu, Anda perlu memperhatikan pemberian makanan pada kambing sesuai dengan kebutuhan gizi. Pakan kambing bisa berupa makanan hijau dan konsentrat.
Makanan hijau terdiri atas makanan dari tumbuh-tumbuhan alami seperti rumput, daun kacang panjang,daun kacang tanah, daun turi, daun lamtoro, daun kedelai, dan sebagainya.
Makanan konsentrat merupakan pakan yang berasal dari dedak atau bekatul.Pemberian pakan konsentrat ini menjadi salah satu cara ternak kambing mondern tanpa ngarit dan angon yang mudah dilakukan.

Baca juga :

Perhatikan Masa Kawin Kambing

Cara ternak kambing jawa agar sukses selanjutnya adalah denganmemperhatikan masa kawin kambing. Usia siap kawin pada kambing jantan dan betina tentu berbeda. Kambing jantan mulai siap dikawinkan ketika berusia 1 tahun, sedangkan kambing betina mulai usia 10-12 bulan.
Kambing betina yang sudah siap kawin bisa dilihat dari beberapa ciri, seperti:
·       Terlihat gelisah dan sering menggerakkan ekornya
·       Alat kelaminnya tampak membengkak, terasa basah, hangat, dan berwarna kemerahan
·       Nafsu makan berkurang
·       Diam saja ketika dinaiki kambing jantan
Jika kambing betina sudah memperlihatkan ciri-ciri berahi di atas, maka waktu yang tepat untuk mengawinkan kambing adalah setelah 12 hingga 18 jam kemudian. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan kegagalan kawin pada kambing.

Pelihara Anak Kambing dengan Baik

Jika kambing betina sudah bunting lalu melahirkan maka cara ternak kambing jawa yang berikutnya adalah dengan memelihara anak kambing secara tepat agar selalu sehat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat anak kambing adalah sebagai berikut.
·       Selalu dekatkan anak kambing dengan induknya agar mau menyusu.
·       Jika anak kambing tidak mau menyusu, maka sebaiknya dibuatkan susu buatan dengan bahan susu putih, telur, gula pasir, dan air matang yang diberikan setiap pagi dan sore hari.
Pemberian susu buatan ini tetap diiringi usaha agar anak kambing mau menyusu ke induknya secara langsung.
·       Selain memberikan susu pada anak kambing, Anda juga perlu menjaga kandang agar selalu bersih dan memiliki sirkulasi udara yang baik untuk mencegah terserang penyakit.

Masa Panen Kambing Jawa

Dari serangkaian cara ternak kambing jawa, masa panen adalah yang paling ditunggu oleh para peternak. Anda bisa memanen kambing sesuai dengan pangsa pasar. Jika Anda akan menjual kambing ke rumah makan kambing guling atau sate kambing maka Anda bisa memanen kambing saat usia kambing mencapai 8-12 bulan.
Sedangkan apabila Anda akan memasarkan kambing saat hari raya Iduladha, maka sebaiknya Anda memanen kambing saat kambing mencapai usia 1 tahun agar sesuai dengan kriteria kambing untuk kurban.
cara ternak kambing jawa

Penting Untuk Diingat

1.     Kesehatan kambing secara umum perlu untuk dijaga. Maka, jangan lupa untuk memberikan vitamin secara berkala pada kambing jawa milik Anda.
2.     Segera konsultasikan gejala tidak wajar yang terdapat pada kambing jawa milik Anda pada dokter hewan atau peternak lain yang lebih ahli.
3.     Beternak kambing perlu tekad yang kuat, kesabaran, serta ketelatenan. Jangan mudah menyerah ketika ada masalah yang datang.
Demikian beberapa cara ternak kambing jawayang penting untuk Anda perhatikan dan praktikkan. Langkah-langkah di atas akan membantu Anda menjadi seorang peternak kambing jawa yang sukses. Dengan begitu, hasil yang menguntungkan dari beternak kambing ini akan mudah Anda dapatkan. Semoga bermanfaat.


Cara Beternak Lele Dumbo untuk Pemula

Januari 07, 2018
Ikan lele sejak dahulu memang sudah menjadi salah satu makanan favorit orang Indonesia. Maka dari itu, bisnis beternak lele memang menjanjikan. Untuk membudidayakan lele, Anda perlu lokasi atau tempat yang memadai. Di sini, akan dibahas mengenai cara beternak lele dumbo yang baik.
Untuk memulai usaha ternak lele dumbo, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu. Berikut beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk beternak lele dumbo.
cara beternak lele dumbo

Baca juga :

Lokasi atau Kolam

Untuk beternak lele dumbo, pikirkan terlebih dahulu mengenai lokasi untuk membuat kolam lele. Kolam ikan lele dumbo harus mudah terlihat dari atas supaya lebih mudah diawasi. Untuk pembuatan kolam ikan lele dumbo, ada beberapa cara yang bisa Anda tempuh.

1.    Kolam Ikan Lele Dumbo di Tanah

Untuk cara pertama ini Anda hanya memerlukan tanah yang cocok untuk dibuat kolam. Cara beternak lele dumbo dengan kolam tanah merupakan sebuah cara yang mudah untuk mengawali bisnis ternak lele. Anda bisa menggunakan kolam dengan ukuran yang sesuai dengan keinginan Anda. Namun, lebih baik Anda memiliki beberapa kolam kecil daripada satu buah kolam berukuran besar.
Untuk ukuran kolam yang direkomendasikan yaitu sekitar 7 x 5 meter, dengan kedalaman satu meter saja. Untuk mempersiapkan kolamnya, Anda cukup melakukan cara-cara di bawah ini.
1.     Gali tanah sesuai ukuran di atas.
2.     Usahakan tanah yang baru digali tersebut dibiarkan 2-3 hari hingga kering.
3.     Setelah tanah benar-benar kering, tebarkan pupuk kandang di sekitar tanah dengan 600-800 gram untuk setiap satu meter perseginya.
4.     Tebarkan pula kapur 1 gram saja untuk setiap satu meter perseginya.
5.     Biarkan kolam selama 2 hari.
6.     Setelah didiamkan 2 hari, isilah kolam tersebut dengan air hingga ketinggian 30 cm.
7.     Tunggu beberapa hari hingga kolam terlihat menghijau. Biasanya, proses penghijauan ini memerlukan waktu sekitar satu minggu.
8.     Setelah menghijau, tambahkan lagi air hingga ketinggian 90 cm.
9.     Kolam tanah sudah siap dipakai dan Anda kini bisa masuk ke proses pembenihan.

2.    Budidaya Ikan Lele Dumbo di Kolam Terpal

Budidaya ikan lele dumbo di kolam terpal merupakan hal yang cukup populer di dunia peternakan lele. Selain mudah dibuat, kolam terpal bisa meminimalkan air yang merembes keluar dari kolam. Hal pertama yang harus dilakukan untuk membuat kolam ikan lele dumbo dengan terpal yaitu membuat kerangkanya dulu dari bambu ataupun kayu. Begini caranya:
1.     Cari dan buat fondasi yang kuat supaya kolam terpal tidak cepat rusak setelah dimasukkan air dan ikannya.
2.     Buatlah kerangka kolam dengan bentuk balok tanpa tutup.
3.     Sebelum membeli terpal, ukur dahulu kerangka kolam. Kerangka kolam yang kami sarankan sama seperti sebelumnya yaitu 7 x 5 meter dengan ketinggian 1 meter. Dengan ukuran tersebut, kami menyarankan Anda untuk membeli terpal dengan ukuran lebih dari 8 x 6 meter.
4.     Taruhlah terpal dengan pas.
5.     Isi terpal tersebut dengan air. Ingat! Lele bisa bertahan hidup lebih baik di air yang tidak bersih. Jika Anda menggunakan air berkaporit, biarkan air teresebut mengendap selama 3 hari sampai kaporit menguap.
6.     Jika air sudah bebas dari zat kaporit, maka Anda bisa langsung masuk ke proses pembenihan.

Proses Pembenihan

Untuk pembenihan, ada dua cara yang bisa Anda lakukan, yaitu membeli benih lele yang sudah ada atau melakukan pembibitan secara manual. Bila Anda adalah peternak pemula, maka kami sarankan untuk melakukan pembelian benih lele. Membeli benih lele yang sudah jadi bisa menghemat waktu Anda. Benih lele dumbo biasanya berukuran 5-7 sentimeter. Untuk pembenihan, sebarkan 50 ekor lele pada setiap satu meter perseginya.

Masa Pertumbuhan Ikan Lele

Isilah kolam terpal dengan air hingga mencapai ketinggian 40 sentimeter saja. Benih ikan lele yang masih berukuran kecil tidak memerlukan ruang yang besar untuk tumbuh. Seiring dengan bertambahnya ukuran mereka, Anda bisa menambahkan air secara berkala.
Setelah pertumbuhanya semakin dewasa, lele dumbo perlu dipisahkan karena pertumbuhan lele tidak semuanya sama. Lele dumbo yang telah berukuran besar harus disatukan dengan lele dumbo yang juga besar ukurannya. Begitu pula sebaiknya. Hal ini bertujuan agar ikan lele dumbo yang berukuran kecil bisa tumbuh dengan maksimal tanpa harus berebut makanan dengan lele lain yang ukurannya jauh lebih besar.

Pemberian Pakan

Pemberian pakan untuk lele dumbo wajib Anda perhatikan. Jangan terlalu sedikit dan jangan pula terlalu banyak. Ketika Anda memberikan pakan lele terlalu banyak, maka hal tersebut dapat menyebabkan kematian untuk lele dumbo. Ini pakan untuk benih lele dumbo yang sesuai dengan usianya.
1.     Makanan awal lele dumbo adalah FF999. Berikan pakan ini hingga lele dumbo berumur 2 minggu
2.     Setelah 2 minggu, berikanlah Hi-Pro-Vite 781-2. Beri pakan ini sampai lele dumbo berumur 2 bulan
3.     Makanan lele dumbo selanjutnya adalah Hi-Pro-Vite 781. Pakan ini bisa diberikan hingga lele siap dipanen
Jangan lupa untuk diselingi dengan pakan-pakan alami seperti kerang, keong emas, dan bekicot. Selain harganya yang murah, pakan alami mengandung protein yang tinggi.

Masa Panen

cara beternak lele dumbo

Ikan lele dumbo dapat dipanen setelah 3 bulan masa pertumbuhan dari benih. Pada waktu ini, berat  lele antara 100-300 gram. Anda dapat memilah ikan lele yang sudah siap jual dan yang bisa diternak kembali.

Nah, itu tadi ulasan dan petunjuk mengenai caraternak lele dumbo pemula. Siap menjemput omzet dari bisnis lele dumbo? Ayo! Tungu apa lagi?