Loading...
Tampilkan postingan dengan label Burung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Burung. Tampilkan semua postingan

Keuntungan Beternak Puyuh 1000 Ekor

Desember 14, 2017


Bingung mencari kerja yang gajinya bisa dibawa pulang setiap hari, tapi tidak menguras terlalu banyak tenaga dan pikiran? Punya lahan belakang rumah yang cukup luas dan ingin dimanfaatkan untuk menghasilkan uang? Cobalah beternak puyuh. Siapa yang menyangka jika keuntungan beternak puyuh 1000 ekor bisa memberikan pemasukan yang lebih dari cukup untuk memperbaiki kehidupan perekonomian kita? Maka karena itu, pelajari cara memelihara burung puyuh dengan seksama dan raup keuntungannya tanpa perlu capek-capek bermandikan keringat untuk bekerja kasar.
Burung puyuh memberikan banyak sekali manfaat untuk manusia, daging dan telurnya mengandung gizi, protein dan lemak yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Merawat burung puyuh juga tidak merepotkan, yang penting adalah memperhatikan sirkulasi udara di kandang, jauh dari keramaian jalanan raya yang bisa menyebabkan stres burung puyuh, tetapi harus mudah dijangkau kendaraan distribusi hasil ternak puyuh. 

Baca juga :
Keuntungan beternak puyuh 1000 ekor

Modal dan Keuntungan Beternak Puyuh 1000 Ekor Bagi Pemula

Untuk memulai peternakan burung puyuh, dianjurkan memelihara sebanyak 1000 ekor burung puyuh. Buatlah kandang dengan bentuk bertingkat supaya bisa muat semya. Jadi sebuah kandang puyuh terdiri atas empat tingkat yang masing-masing tingkatnya mampu menampung 22 ekor, jadi 22x4 = 108 ekor, maka singkatnya untuk 1000 ekor dibutuhkan setidaknya 10 buah kandang 4 tingkat. Hitungan kasarnya adalah sebagai berikut ini :
Kayu ukuran 3x4 = 12 batang                                        Rp. 135.000
Kawat trimin sebanyak 1 rol                                         Rp. 120.000
Paku halus sebanyak 1 ons                                            Rp. 5.000
Paku 1,5 inchi 0,5 kg                                                     Rp. 8.000
Upah tukang                                                                  Rp. 50.000
Total Bahan                                                                   Rp. 318.000
Tempat minum kapasitas 1 liter=4 buah                      Rp. 24.000
Totalnya biaya yang diperlukan untuk  10 buah kandang Rp. 342.000 x 10 buah = Rp. 3.420.000

Setelah selesai membuat kandang, maka sekarang beralih pada pembelian induk puyuh. Kenapa langsung membeli induk puyuh? Karena banyak yang merasa malas menunggu selama 2 bulan sampai anak burung puyuh siap bertelur. Lebih baik menghemat waktu dengan membeli indukan burung puyuh yang sudah siap untuk bertelur. Berikut adalah hitung-hitungan kasarnya sebagai pertimbangan :
1000 ekor induk puyuh siap telur = Rp. 8.000.000
Kemudian lakukan perhitungan harga induk puyuh siap bertelur dengan totalan biaya kandang, Rp. 3.420.000 +  Rp. 8.000.000 = 11.420.000. Jadi total modal yang harus kita siapkan adalah sebesar sebelas juga lebih sedikit. Sebuah angka yang cukup kecil, apalagi jika melihat keuntungan beternak puyuh 1000 ekor yang akan kita raup ke depannya.

Bukan cuma menyediakan biaya untuk modal awal saja, kita juga harus menyiapkan dana cash untuk pakan burung puyuh, setiap puyuh yang sedang bertelur membutuhkan sebanyak 22 gram pakan per ekornya. Jadi untuk 1000 ekor dibutuhkan 22 kilo pakan petelur. Kita bisa membeli pakan petelur dalam bentuk jadi, namun boleh juga meramunya sendiri dengan komposisi yang pas. Hitungan kasarnya berdasarkan jika harga konsentrat Rp. 8.000/kg, kemudian jagung halus Rp. 6000/kg, serta harga dedak halus Rp. 3000/kg maka akan didapat harga hasil pencampuran bahan-bahan tersebut sekitar Rp. 6500/ kg pakan puyuh petelur.
Jadi jika dihitung dengan seksama, maka biaya pakan untuk semua burung puyuh tersebut Rp. 6500 x 22 kg = Rp. 143.000 per hari. Maka karena itu, biaya pakan burung puyuh selama satu bulan adalah Rp. 143.000 x 30 Hari = Rp. 4.290.000.


Baca juga :
- cara beternak burung kenari untuk pemula

Jumlah Keuntungan Beternak Puyuh 1000 Ekor

Lantas berapa jumlah telur yang bisa kita dapatkan dari sekali panen? Jadi produksi telur puyuh itu biasanya sebanyak 85% dari jumlah total induk yang sedang bertelur. Jadi dari 1000 ekor maka kita bisa mendapatkan 850 butir telur per harinya. Kemudian jika kita berasumi bahwa setiap butir telur dihargai 290 Rupiah, maka hitungan pendapatan yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut ini :
850x290 = Rp. 246.500
Kemudian untuk penjualan telur selama satu bulan 30xRp. 246.500 = Rp. 7.395.000. jangan lupa menghitung keuntungan bersih per bulannya, dipotong biaya pakan burung, Rp. 7.395.000-Rp. 4.290.000= Rp. 3.100.000. Lumayan, bukan?

Lantas bagaimana jika burung puyuh peliharaan kita sudah melewati masa subur dan sudah tak bisa bertelur lagi? Maka inilah saatnya kita untuk menjual indukan puyuh tersebut menjadi puyuh pedaging. Jadi masa bertelur burung puyuh adalah selama 15 bulan lamanya, setelah produksi telurnya berkurang, maka kita bisa menjualnya dengan kisaran harga 3000an per ekornya kurang lebih. Ayo hitung  kasar seandainya dari 1000 ekor itu sudah ada yang mati sebanyak 20% atau 200 ekor, jadi hitungannya adalah 800 ekorxRp. 3.000= Rp. 2.400.000.
Keuntungan beternak puyuh 1000 ekor

Lantas berapa keuntungan total selama produksi pertama burung puyuh 15 bulan? Hitung saja dengan rumus jumlah penjualan telur selama 15 bulan ditambah hasil penjualan puyuh apkir = 15 bulanxRp. 3.100.000+Rp. 2.400.000 = Rp. 48.900.000. Kemudian dikurangi modal pertama dari kandang dan bibit puyuh, maka Rp. 11.420.000+Rp. 8.000.000= Rp. 19.420.000. Jadi keuntungan total yang didapatkan adalah Rp. 48.900.000 – Rp. 19.420.000 = Rp. 29.4809.000. Tetapi itu adalah periode 15 bulan pertama, bulan-bulan berikutnya kita tak perlu menghitung biaya kandang lagi.
Jangan lupa untuk menyediakan anggaran untuk obat puyuh yang sakit 10% dari anggaran modal awal. Bagaimana? Keuntungan beternak puyuh 1000 ekor sangat menggiurkan, bukan? Bayangkan jika kita memiliki 5000 ekor puyuh? Pendapatan yang akan kita dapatkan pun lebih banyak lagi.

Cara Ternak Burung Murai Batu

Desember 10, 2017
Cara Ternak Burung Murai yang benar memang perlu diketahui dan dipahami oleh para peternak burung yang satu ini. Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini memelihara burung cicauan sudah menjadi hobby untuk sebagian besar masyarakat di Indonesia. Bagi Anda pecinta burung kicau, Anda tentu tidak asing dengan burung murai batu ini. Jenis burung ini merupakan burung pengicau yang kini sudah terancam akibat perburuan liar. 
Cara Ternak Burung Murai

Selain sebagai hewan peliharaan di rumah, burung murai batu ini dapat Anda manfaatkan untuk lahan bisnis yang bisa dibilang cukup menjanjikan. Hal ini disebabkan burung murai batu mempunyai suara kicauan yang merdu, bermelodi, serta sangat bervariasi. Oleh sebab itu, bagi Anda yang berminat untuk memelihara burung murai batu, berikut beberapa tips dan Cara Ternak Burung Murai batu yang perlu Anda simak.

Baca juga :

Cara Ternak Burung Murai Batu dan Perawatannya

Keindahan serta kecantikan dari fisik burung murai batu ini membuat banyak orang tertarik untuk memeliharanya. Syarat utama supaya sukses dalam beternak burung murai batu adalah Anda harus memiliki kemauan, keuletan dan juga telaten. Terdapat beberapa faktor yang sangat menentukan kesuksesan Anda dalam beternak burung. Baik itu dari ukuran kandang, kebersihan kandang, atau bagaimana perlakuan Anda setiap hari pada burung-burung tersebut. Oleh karena itu mari kita simak beberapa Cara Ternak Burung Murai batu berikut ini:

1. Pemilihan Bibit
Baik murai jantan maupun betina, keduanya harus memiliki kualitas yang baikl. Pilihlah burung murai batu betina yang sudah berusia kurang lebih 1 atau 2 tahun. Usia tersebut termasuk usia paling ideal bagi burung murai untuk ber-reproduksi. Kesehatan burung betina sebaiknya juga terjaga serta pastikan burung tersebut tidak terlalu kurus.
Sedangkan untuk pemilihan burung jantan tidak berbeda dengan memilih induk betina. Pilihlah jantan yang juga tidak takut terhadap manusia. Untu pejantan paling tidak berusia minimal 2 tahun.

2. Persiapan Kandang
Cara Ternak Burung Murai batu selanjutnya adalah tentang persiapan kandang.  Untuk ternak burung Murai Batu tentu saja Anda membutuhkan kandang burung. Kandang burung tersebut perlu didesain dengan menggunakan ukuran yang lumayan luas atau besar.
Sebaiknya jangan buat kandang yang terlalu sempit. Buatlah kandang dengan sirkulasi udara yang baik. Selanjutnya untuk penempatan kandangnya, letakkan kandang pada tempat yang aman serta jauh dari jangkauan anak-anak. Sebaiknya jauhkan pula dari kebisingan. 

3. Kebersihan Sangkar Murai Batu
Menjaga kebersihan kandang merupakan Cara Ternak Burung Murai batu selanjutnya. Merawat kandang burung murai supaya tetap bersih termasuk  salah satu faktor terpenting penentu keberhasilan dalam beternak burung murai batu. Apabila kebersihan kandangnya terjaga, tentu dapat meminimalisir timbulnya bibit penyakit. Sangkar burung yang bersih bisa membuat burung murai batu merasa semakin nyaman. Dengan demikian buruk akan terhindar dari stress.
Anda perlu membersihkan wadah pakan dan juga minum tiap harinya. Gantilah pakan dan juga air minum dengan yang baru setiap pagi. Sisa dari air minum ataupun makanan yang belum habis akan lebih baik jika dibuang. Satu minggu sekali bersihkan sangkar secara keseluruhan. Setelah kotoran dibuang, sangkar bisa dicuci kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari.

4. Pakan Murai Batu
Pakan juga menjadi salah satu faktor paling penting dalam beternak burung murai batu. Murai batu membutuhkan nutrisi yang cukup untuk menunjang aktivitas dan juga produktivitasnya. Agar nutrisinya bisa terpenuhi, maka selalu berikan pakan segar dan juga bervariasi. Pemberian vitamin untuk burung murai batu juga sangat dibutuhkan.
Pakan untuk burung murai batu bisa memilih pakan alami, pakan buatan, atau bisa juga makanan campuran antara pakan buatan dan pakan alami. Selain itu, pemberian pakan tambahan juga diperlukan agar bisa mendongkrak pertumbuhan dari si burung. Disamping itu, juga berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh burung murai batu. Jenis pakan tambahan yang dapat Anda berikan adalah jangkrik, orong-orong, cacing, ulat hongkong ataupun belalang.

5. Perkembangbiakan Murai Batu
Letakkan calon induk betina didalam kandang. Betina tersebut harus berusia kurang lebih 1 tahun atau yang sudah siap dikawinkan. Setelah itu masukan burung murai batu jantan ke dalam kandang betina. Tunggu sampai mereka beradaptasi dalam waktu kurang lebih 1 minggu.
Tunggulah burung betina hingga birahi. Umumnya burung betina akan bersiul-siul kemudian mendekati murai batu jantan. Ketika mereka tampak akur dan tidak terlihat bertengkar maka mereka memang siap untuk diternakkan.
Cara Ternak Burung Murai


Baca juga :

Cara Ternak Burung Murai Batu Perawatan Anak Burung

Setelah mengetahui Cara Ternak Burung Murai batu diatas, maka sekarang saatnya kita membahas perawatan anak burung murai batu. Anak burung yang berusi antara 7 sampai dengan 14 hari bisa diberi makan campuran voer dengan kroto yang dibuat encer. Pemberian makan tersebut dapat Anda lakukan 1 jam sekali. Saat usianya mencapai 15 hari, umumnya mereka sudah mulai bisa makan kroto dengan sendirinya. Ada juga yang memakai pelet lele untuk makanan murai batu. Makanan tersebut juga tidak bermasalah yang tidak akan menyebabkan bulu murai jadi rontok.
Saat murai batu sedang menetas sebaiknya Anda mencermati prilaku dari sang induk dari murai batu.Jika induk bisa memberikan pakan dengan baik, sebaiknya Anda juga tetap menambahkan pakan berupa serangga. Contohnya seperti jangkrik dan kroto. Hal ini bertujuan agar gizi anakan murai batu bisa terpenuhi. Itulah Cara Ternak Burung Murai yang benar yang perlu Anda perhatikan jika ingin memelihara burung murai batu.

Cara Beternak Burung Anis Merah yang Benar

Desember 08, 2017
Cara Beternak Burung Anis memang perlu dipelajari oleh Anda yang ingin memelihara jenis burung satu ini. Ternak burung anis dianggap menyenangkan, terutama bagi Anda yang memang hobi memelihara burung ini. Cara ternak burung Anis  sebenarnya tidak jauh berbeda dengan cara ternak jenis burung-burung berkicau lainnya seperti Lovebird, Murai Batu, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu berikut kami bagikan beberapa tips yang bisa Anda gunakan jika Anda ingin memulai ternah burung anis terutama anis merah.
cara ternak burung anis merah

Baca juga :


Tips dan Cara Beternak Burung Anis Merah

Ada beberapa langkah dan juga Cara Beternak Burung Anis merah yang harus Anda lakuka. Berikut ini simak cara yang perlu Anda lakukan:
1. Sediakan Sangkar atau Kandang
Sebelum Anda berangkat membeli burung, maka yang perlu Anda persiapkan terlebih dahulu adalah 2 buah sangkar/kandang. Kandang untuk burung jenis ini bisa Anda buat sendiri atau membeli kandang yang sudah jadi di toko burung.
Kandang yang berbahan bambu atau kayu adalah jenis kandang yang dianjurkan. Untuk ukuran kandang, Anda dapat menyesuaikannya dengan budget yang Anda miliki. Tapi perlu diperhatikan bahwa sangkar yang besar akan membuat burung lebih leluasa dan bebas untuk berekspresi dan tentu akan lebih nyaman. Selanjutnya pastikan untuk membeli sangkar yang mudah untuk dibersihkan dan tidak berbahaya atau yang melukai burung tersebut.
2. Membeli Bibit Burung
Cara Beternak Burung Anis merah selanjutnya adalah membeli bibit burung. Dalam hal ini Anda tidak boleh sembarangan. Anda dapat memilih burung Anis Merah jantan dan juga betina yang sebaiknya yang sudah siap untuk dikawinkan. Pilih burung yang berusia diatas 8 bulan atau bisa juga yang diatas 1 tahun. Didalam memilih bibit, Anda juga harus memperhatikan suara dari pejantan maupun juga yang betina. Selain itu burung juga harus bebas dari cacat dalam bentuk apapun.
3. Proses Penjodohan
Cara selanjutnya adalah tempatkan burung pada masing-masing sangkar yang sudah disiapkan. Setelah itu, dekatkan kedua sangkar tersebut supaya burung dapat saling mengenal lebih dekat. Apabila burung tampak tidak berjodoh atau tidak akrab atau terlihat bertengkar, sebaiknya segera ganti salah satu burung tersebut.
Setelah burung terlihat akrab dan dapat disatukan, selanjutnya Anda dapat menyediakan sebuah kandang khusus berternak yang lebih besar dan juga cocok untuk 2 burung. Jangan lupa untuk menyediakan wadah air yang dapat digunakan oleh burung untuk mandi didalam kandang.

Cara Beternak Burung Anis Merah untuk Pakan 

Cara Beternak Burung Anis merah berikutnya adalah memperhatikan makanan untuk burung tersebut. Makanan utama  dari burung ini dapat berupa Voer. Disamping itu, Anda harus menambah beberapa makanan ekstra untuk meningkatkan stamina dan juga birahi burung. Misalnya, Anda dapat menambahkan jangkrik, kroto, cacing, serta beberapa buah-buahan seperti apel, pisang dan pepaya. 
Selanjutnya, umtuk meningkatkan birahi supaya burung mau kawin, sebaiknya perbanyakan jumlah pemberian jangkrik untuk makanannya. Jangan lupa untuk menambahkan suplemen serta multivitamin supaya kebutuhan nutrisi burung dapat terpenuhi. Dengan demikian burung tetap fit serta bisa tampil prima. OrBird merupakan salah satu pilihan vitamin yang tepat untuk burung kicau kesayangan Anda tersebut.

Cara Beternak Burung Anis Merah untuk Perawatan

cara ternak burung anis merah
Cara Beternak Burung Anis merah berikutnya adalah tentang perawatan. Jenis burung ini suka dengan suasana dingin. Burung ini tidak menyukai sinar matahari yang terlalu terik. Oleh karena itu, burung ini harus dimandikan setidaknya 2 kali sehari. Berikut beberapa perawatan burung anis yang dapat Anda lakukan:
1. Di pagi hari angin-anginkan burung tersebut dengan cara menggantung di luar rumah. Proses mengangin-anginkan ini bisa Anda lakukan sebelum proses memandikan supaya si burung bisa beradaptasi terlebih dahulu.
2. Sebelum Anda memandikannya, Anda dapat membersihkan kandang terlebih dahulu supaya bersih dari sisa-sisa kotoran ataupun sisa-sisa makanan.
3. Proses selanjutnya, mandikan burung anis merah. Proses memandikan ini dapat dilakukan dengan cara disemprot atau dengan menggunakan sistem keramba. Kedua cara tersebut dapat dilakukan bergantian atau pilih salah satu cara yang sesuai karakter burungnya.
4. Cara Beternak Burung Anis merah selanjutnya adalah jemurlah burung supaya bulu yang basah bisa cepat kering. Proses penjemuran dapat Anda lakukan dalam waktu 2 jam. Atau bisa Anda sesuaikan dengan panas sinar matahari saat itu. Lebih baik jangan dekatkan anis merah dengan jenis burung lain, letakkan ditempat yang jauh dengan burung lain.
5. Beri makan burung anis merah dengan voer serta jangan lupa beri juga minum. Makanan serta minuman harus sering diganti. Jangan sampai tempat minuman burung kemasukan makanan atau bahkan kotoran dari burung itu sendiri. Hal tersebut bisa menimbulkan penyakit untuk si burung.
6. Disamping memberi makanan utama yakni voer, berikan juga makanan tambahan seperti jangkrik. Ketika Anda memberikan tambahan makan seperti jangkrik, sebaiknya letakkan jangkrik di tempat yang terpisah dari makanan.
7. Langkah selanjutnya adalah sgangin-anginkan kembali burung tersebut di luar rumah. Proses tersebut jangan terlalu lama cukup 20 menit saja.
8. Setelah itu Anda dapat memasukkan kandang ke dalam rumah sambil dikerodongkan. Proses pengkerodongan ini pada umumnya dilakukan dengan proses pemasteran. Tapi jika tidak ingin memaster, maka proses ini bisa Anda lewati.
9. Proses pemasteran pada umumnya dilakukan pukul 10 pagi sampai pukul 3 sore. Ingat apabila Anda ingin memaster anis merah maka harus dikerodong.
Dalam menerapkan Cara Beternak Burung Anis sekaligus perawatannya diatas tentu diperlukan keuletan, kesabaran dan juga kemauan yang kuat. Dengan begitu hasil yang akan Anda peroleh nantinya juga akan memuaskan.

Cara Ternak Burung Dara Mudah dan Murah

Desember 07, 2017


Cara Ternak Burung Dara
Sahabat asikbeternak,  bisnis yang cukup menguntungkan saat ini adalah ternak burung dara. Cara ternak burung dara tidak terlalu sulit sebenarnya. Burung dara atau merpati termasuk kategori burung yang dapat diternak dengan mudah. Kebanyakan orang menernak burung dara untuk dijual kembali sebagai Hewan peliharaan (biasanya dipelihara untuk lomba balap merpati di sawah) dan ada juga yang dijual sebagai daging potong. Burung dara yang dijual untuk daging potong bisanya dijual ke rumah makan. Salah satu tempat makan yang menyediakan burung dara sebagai menu makanannya adalah warung makan pinggir jalan Lamongan. Rasa dagingnya yang gurih dan enak membuat banyak orang menyukai daging burung dara. Karena permintaan akan daging burung dara yang cukup banyak, bisnis ternak burung dara menjadi salah satu bisnis yang bagus dan menguntungkan.
Ada beberapa aspek yang perlu kita perhatikan sebelum beternak burung dara. Aspek tersebut adalah : 
1.       Modal : yang dibutuhkan untuk usaha ini patut kita perhitungkan terlebih dahulu. Modal tersebut meliputi modal untuk bibit, kandang, perawatan, dan pakan.
2.       Bibit : kita harus tau bagaimana cara memilih bibit burung dara yang baik agar tidak salah pilih dan burung dara tidak mudah sakit.
3.       Pakan : kita juga harus tahu pakan yang tepat untuk burung dara, bagaimana cara pemberian pakan, dan sebagainya
4.       Kandang : perkirakan juga bentuk kandang, ukuran, tempat menyimpan kandang.
5.       Perawatan : yang terpenting kita juga harus tahu bagaimana perawatan terhadap burung dara dan pembersihan kandangnya agar tidak mudah sakit.

Perkiraan Modal Usaha dan Cara Ternak Burung Dara

Misalnya kita menggunakan sewa lahan dan alat berikut :
-           sewa lahan selama 4 tahun kemudian
-          penggunaan alat untuk pompa air selama 4 tahun
-          penggunaan alat untuk mesin pencabut bulu selama 7 tahun
-          penggunaan alat untuk mesin hand sprayer selama 6 tahun
-          penggunaan alat untuk peralatan tambahan 2 tahun
-          penggunaan alat untuk tempat makanan selama waktu 3 tahun penggunaan alat untuk tempat minum 3 tahun
-          penggunaan alat timba 2 tahun
-          penggunaan Sabit 5 tahun
-          penggunaan alat-alat selama 4 tahun
Dan biaya perhitungannya sebagai berikut :
  1. Investasi peralatan antara lain sekitar Rp 12.100.000 dengan rincian sebagai berikut :
-          Untuk sewa lahan Rp 6.000.000
-          Mesin pencabut bulu Rp 500.000
-          Pompa air Rp 1.600.000
-          Terpal Rp 280.000
-          Kandang Rp 2.500.000
-          Mesin hand sprayer Rp 560.000
-          Selang Rp 120.000
-          Timba Rp 50.000
-          Peralatan tambahan Rp 100.000
-          Tempat makan dan minum Rp 300.000
-          Selang Rp 120.000
Sehingga jika dihitung biaya operasionalnya per bulan sekitar ±Rp 403.333.
  1. Sedangkan untuk biaya perawatan dan juga bibit yaitu sekitar Rp 17.550.000 dengan rincian sebagai berikut :
-          Bibit merpati Rp 145.000 x 30 = Rp 4.350.000
-          Pakan Rp 125.000 x 30 =  Rp 3.750.000
-          Pekerja Rp 150.000 x 30 = Rp 4.500.000 (atau bisa ikut UMK daerah setempat. Dan biaya ini bisa dihilangkan jika dikerjakan sendiri)
-          Listrik Rp 60.000 x 30 = Rp 1.800.000
-          Suntikan Rp 115.000 x 30 = Rp 3.450.000
-          Vitamin Rp 82.000 x 30 = Rp 2.460.000
-          Air Rp 53.000 x 30 = Rp 1.590.000
Jadi biaya operasional yang dibutuhkan per bulannya sekitar Rp 17.953.333.
Untuk estimasi pendapatan perbulan antara lain jika penjualan rata-rata  40 ekor per hari maka :
40 ekor x Rp 25.000 = Rp 1.000.000/hari berarti per bulannya sekitar Rp 30.000.00. dengan estimasi balik modal sekitar 1 bulan.

Bagaimana Cara Ternak Burung Dara ?


Berikut ini langkah-langkah beternak Burung dara :

  1. Usahakan pilih bibit burung dara yang sehat. Ciri-ciri burung yang sehat itu antara lain adalah :
-          memiliki bulu yang bagus
-          ujung sayapnya tidak turun
-          bila ditangkap reaksinya cepat dan melakukan perlawanan yang keras.
Jangan membeli burung merpati yang sudah tua. Ciri-ciri burung yang sudah tua antara lain adalah :
-          kulit di sekitar paruhnya menebal
-          ada kerutan di bagian kulit yang menebal tersebut
-          cermati paruhnya biasanya sudah tidak mengkilat.
  1. Pilihlah merpati yang memiliki sifat dominan di sangkarnya Kemudian untuk membedakan antara pejantan dan betina bisa dilihat dari :
-          tebal tipisnya paruh
-          besar kecilnya leher
-          panjang atau pendeknya kepala
-          bila berdekatan dengan lawan jenis maka pejantan atau betina tersebut akan berkutut.
  1. Cara menjodohkan burung dara yaitu :
-          pilih burung yang akan dijodohkan
-          Kemudian simpan dalam satu kandang
-          Ketika malam hari lebih baik kandang ditutup
-          Setiap pagi mandikan burung dan jemur di bawah sinar matahari (pisahkan jantan dan betina ketika sedang dimandikan)
-          Setelah dimandikan masukkan jantan dan betina kedalam kandang dan beri makan
-          ulangi terus step di atas sampai kurang lebih 3 hari. Biasanya burung akan langsung berjodoh dan templek(melakukan perkawinan)
  1. Kandang bisa terbuat dari kayu dan triplek atau multiplek. Kemudian bentuk kotak-kotak dan beri sekat. di tiap sekatan kita buat lubang pintu agar burung dara bisa masuk dan keluar. untuk tempatnya Sendiri Lebih baik jangan di terlalu dekat rumah. Bisa ditaruh di belakang rumah atau juga bisa diikatkan di pohon.
Cara Ternak Burung Dara

  1. Mengenai makanan, Burung Dara sangat menyukai biji-bijian seperti jagung ataupun padi.
  2. Untuk perawatan kandangnya sendiri bisa kita bersihkan kandang secara teratur dan jauhkan dari Predator atau hewan lain seperti kucing dan tikus got (wirog). Jangan lupa juga berikan vitamin dan vaksin ternak secara teratur.
Bagaimana mudah, kan? Setelah melakukan berbagai step diatas kita tinggal menunggu telur untuk menetas. Biasanya 1 kali bertelur burung dara bisa menghasilkan 3 -  4 butir bahkan 5 butir. Burung dara bisa dipanen ketika menginjak usia 2 bulan.
Cara ternak Burung Dara di atas merupakan cara yang cukup mudah dengan modal yang tidak terlalu besar.  Jika modal di atas masih terlalu besar, Anda bisa mengurangi jumlah bibit dan modal untuk biaya pakan, perawatan, dan pembuatan kandangnya saja.
Baca juga :